51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

KEGIATAN KULIAH KETERAMPILAN MEDIS DIVISI KLINIK MAHASISWA PPDH FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

Surabaya, 19 September 2025 ” Mahasiswa Tandem 5 Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Kedokteran Hewan 51¶¯Âþ menjalani Kuliah Keterampilan Medis (TRAMED) sebagai bagian dari Divisi Klinik. Dalam tiga pertemuan sepanjang pekan 15“19 September 2025, mahasiswa menguatkan kompetensi klinis dasar hingga penunjang diagnostik”bekal penting sebelum praktik di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP). Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas”target 4.4 (peningkatan keterampilan teknis)”serta SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera”target 3.c (penguatan tenaga kesehatan) dan 3.d (kesiapsiagaan sistem kesehatan).

Pertemuan 1 ” Pemeriksaan Fisik Klinis (Rabu, 17/9/2025)

Bertempat di Ruang Keterampilan Medis lantai 2 FKH UNAIR, sesi yang dipandu Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti, drh., M.Kes. menekankan pemeriksaan fisik sebagai kompetensi dasar diagnosis: inspeksi, auskultasi, perkusi, dan palpasi.
Mahasiswa juga mempraktikkan penggunaan alat bantu diagnostik, antara lain Schirmer tear test strip (evaluasi produksi air mata/menit), Wood™s lamp (skrining dermatofitosis), dan fluorescein stain (pewarnaan kornea untuk deteksi ulkus). Selain itu dilatihkan teknik penggunaan jarum untuk pengambilan darah serta pemberian obat intravena, intramuskular, dan subkutaneus.
Narasi SDGs: Penguatan keterampilan pemeriksaan dan animal handling yang aman selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera”target 3.d (kapasitas layanan klinik yang aman)”serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas”target 4.4 (keterampilan teknis).

Pertemuan 2 ” Sterilisasi & Kesiapan Operasi (Kamis, 18/9/2025)

Di Ruang Kuliah Klinik lantai 2, Dr. Boedi Setiawan, drh., MP. mengajarkan persiapan prosedur bedah: scrubbing up, gowning, draping, serta prinsip sterilisasi operator, instrumen, ruang operasi, dan persiapan pasien (pemberian cairan, anestesi, pemasangan drape). Mahasiswa juga dikenalkan pada instrumen bedah (forceps, needle holder, gunting, dan lain-lain) serta latihan teknik penjahitan menggunakan hecting pad.
Narasi SDGs: Disiplin higiene dan sterilisasi mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera”target 3.9 (mengurangi paparan/risiko kesehatan), SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab”target 12.4 (pengelolaan aman bahan kimia/limbah medis), serta SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak”target 6.3 (peningkatan kualitas air melalui pengendalian polutan).

Pertemuan 3 ” Interpretasi Radiografi (Jumat, 19/9/2025)

Di kelas lantai 4 RSHP UNAIR, Dr. Nusdianto Triakoso, drh., M.P. memfokuskan materi pada interpretasi radiografi (X-ray): konsep opacity, kualitas citra (density, contrast, detail, distortion), serta variasi ras dan individu. Ditekankan pula prasyarat penguasaan anatomi untuk menafsirkan gambaran normal dan patologis. Mahasiswa berlatih membaca contoh radiograf melalui aplikasi pembelajaran sehingga dapat mengasah keterampilan secara mandiri dan fleksibel.
Narasi SDGs: Peningkatan kompetensi diagnostik menegaskan SDG 4: Pendidikan Berkualitas”target 4.4 (keterampilan teknis lanjutan)”dan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera”target 3.d (kesiapsiagaan klinik) dengan perhatian pada keselamatan radiasi yang sejalan dengan target 3.9 (minim paparan berbahaya).


Meneguhkan One Health & Kolaborasi
Rangkaian TRAMED Divisi Klinik memperkuat kesiapan klinisi hewan UNAIR yang kompeten, aman, dan beretika. Integrasi pemeriksaan fisik, protokol sterilisasi, dan diagnostik berbasis bukti tidak hanya meningkatkan mutu layanan klinik, tetapi juga mendukung agenda SDGs”khususnya SDG 3 (3.c; 3.d; 3.9), SDG 4 (4.4), SDG 6 (6.3), dan SDG 12 (12.4)”dalam kerangka One Health melalui kolaborasi klinik“laboratorium“RSHP.

Penulis : Razzaqi Mahaprana Sinaji / 161249085

AKSES CEPAT