Pada hari Rabu, 16 November 2024, tandem 1 melaksanakan keterampilan medis anestesi dan terapi cairan di Ruang Operasi, Lt. 3, Rumah Sakit Hewan Pendidikan Unair. Kegiatan ini dilakukan bergantian untuk tandem 4, 5, dan 6, sedangkan hari sebelumnya dilakukan oleh tandem 1, 2, dan 3. Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam keterampilan medis mahasiswa PPDH guna mempersiapkan ujian OSCE dan kesiapan sebelum menjadi dokter hewan. Kegiatan ini didampingi oleh Prof. Dr. Irasari drh., M.Kes.
Kegiatan pertama yang dilakukan adalah pembelajaran mengenai anestesi, termasuk perhitungan dosis anestesi, pengaplikasian, dan pemilihan jenis anestesi yang tepat. Setelah itu, mahasiswa mempraktikkan pemasangan endotracheal tube sebagai jalur untuk anestesi inhalasi, serta diberikan penjelasan mengenai mesin anestesi inhalasi. Pembelajaran selanjutnya adalah terapi cairan, mulai dari cara menghitung kebutuhan cairan hingga teknik pengaplikasiannya. Setiap mahasiswa diajarkan dan mempraktikkan pemasangan infus dengan bimbingan dari dr. Simeon dan drh. Taim.
Pembelajaran yang kami dapatkan sangat berkesan, bermanfaat, dan memberikan pengalaman yang luar biasa, terutama bagi mahasiswa yang baru pertama kali melakukan praktik ini. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi dunia profesional sebagai dokter hewan.
Kegiatan pelatihan keterampilan medis ini memiliki keterkaitan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain:
- SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis veteriner dalam memberikan layanan kesehatan hewan yang optimal, yang pada akhirnya juga berdampak pada kesehatan manusia melalui konsep “One Health.”
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas
- Kegiatan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan kedokteran hewan dengan memberikan pengalaman praktis yang esensial bagi mahasiswa, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional.
- SDG 15: Ekosistem Darat
- Dengan adanya dokter hewan yang kompeten, kesehatan hewan liar dan domestik dapat lebih terjaga, sehingga membantu dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan populasi hewan di lingkungan sekitar.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan keterampilan medis yang lebih baik tetapi juga turut berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang lebih luas.




