Mengikuti seminar internasional di luar negeri bukan sekadar tentang menghadiri presentasi ilmiah, tetapi juga tentang membuka pintu jejaring global. Dalam waktu kurang dari satu minggu, peluang untuk membangun koneksi dengan akademisi dan praktisi internasional sangat terbuka, asalkan kita berani melangkah dan aktif berkomunikasi.
Tulisan ini bukanlah bualan semata, melainkan kisah nyata yang berangkat dari pengalaman langsung pada kegiatan International Veterinary Conference & Expo Mumbai 2026 yang diselenggarakan oleh Veterinary Practitioners™ Welfare Association (VPWA). Asosiasi ini diketuai oleh Dr. D.K. Patil dengan Dr. Rohit E. Gaikwad sebagai sekretaris. Kegiatan bergengsi tersebut menjadi ajang pertemuan akademisi dan praktisi veteriner dari berbagai negara.
Pada kesempatan ini, sebanyak enam delegasi 51¶¯Âþ (UNAIR) yang terdiri dari tiga dosen dan tiga mahasiswa diundang secara khusus oleh VPWA untuk menghadiri rangkaian kegiatan konferensi. Kehadiran delegasi UNAIR aktif membangun komunikasi dan jejaring internasional.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa kesempatan jejaring tidak hanya terbuka bagi dosen, tetapi juga mahasiswa. Selama kegiatan berlangsung, banyak akademisi dan praktisi veteriner yang tertarik untuk berkenalan, berdiskusi, bahkan mengundang delegasi UNAIR untuk mengunjungi klinik dan institusi mereka. Interaksi yang terjalin berlangsung sangat cair dan penuh kehangatan.
Salah satu momen kunci dalam membangun koneksi tersebut adalah gala dinner, yang menjadi ruang strategis untuk berkomunikasi secara informal namun bermakna. Dalam suasana santai inilah diskusi mengenai peluang kerja sama, kunjungan akademik, hingga magang berkembang secara alami. Tidak sedikit praktisi yang secara langsung menawarkan kesempatan magang, salah satunya di Pet Blooms Pet Clinic milik Dr. Pooja Ajay Kanduri dan Dr. S.B.’s Veterinary Clinic and Diagnostics milik pasangan suami istri Dr. Shvesh Bandivdekar dan Dr. Gunjali Bandivdekar.

Kesempatan jejaring juga terbuka lebar di Sakarbhai Dinshaw Petit Hospital for Animals, sebuah rumah sakit hewan relawan ternama di Mumbai yang dipimpin oleh Dr. Col. Paramashiv. Selain itu, akademisi dari Mumbai Veterinary College turut menghampiri delegasi UNAIR dan menyatakan kesediaan untuk berkontribusi sebagai narasumber untuk guest lecture, di antaranya Dr. Krishna Ingole untuk bidang kardiologi veteriner, Dr. Dinesh Vinherkar untuk bidang Marine Hospital, Dr. Rani Maria Thomas untuk bidang Exotic Animal, Dr. Deore untuk bidang Farmakologi, serta Prof. Dr. Sangaran dari Tamil nadu Veterinary and Animal Science University untuk bidang parasitologi.


Pengalaman di India juga memberikan kesan mendalam dari sisi sosial dan budaya. Masyarakatnya dikenal sangat ramah dan terbuka, tidak hanya dalam konteks formal akademik, tetapi juga dalam menjalin persahabatan dan rasa kekeluargaan yang kental. Hal ini membuat proses komunikasi lintas budaya menjadi lebih mudah dan menyenangkan, baik bagi dosen maupun mahasiswa.
Pengalaman ini menegaskan bahwa keberanian untuk mengikuti seminar internasional dapat memberikan dampak nyata dalam waktu singkat. Dengan komunikasi yang baik, sikap terbuka, dan keaktifan dalam berjejaring, satu minggu di forum internasional mampu menghasilkan koneksi global yang bernilai strategis bagi pengembangan institusi, dosen, dan mahasiswa FKH.
Jangan takut melangkah ke panggung global”karena dari satu seminar internasional, jejaring dunia dapat benar-benar dimulai.
Penulis: Lita Rakhma Yustinasari, drh., M.Vet., Ph.D., AH Vet.




