Fraktur tulang pada anjing merupakan salah satu kondisi ortopedi yang memerlukan tindakan medis cepat dan tepat. Salah satu prosedur yang umum dilakukan adalah pemasangan gips untuk membantu stabilisasi tulang yang mengalami fraktur. Kasus ini terjadi pada seekor anjing jenis Pomeranian betina yang mengalami fraktur pada Os Radius Ulna akibat trauma saat melompat dan jatuh dengan tumpuan yang tidak tepat.
Kasus Fraktur Os Radius Ulna di RSHP 51动漫
Pada 31 Desember 2024, seekor anjing betina jenis Pomeranian dibawa ke Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) 51动漫 dengan keluhan pincang akut pada kaki kanan depan setelah melompat dengan tumpuan yang buruk. Pemeriksaan klinis menunjukkan adanya pembengkakan dan deformitas pada Os Radius Ulna, sehingga didiagnosis mengalami fraktur.
Operasi pemasangan gips dilakukan pada pukul 08.00 dan selesai dalam waktu 30 menit tanpa kendala. Proses ini meliputi:
- Anestesi dan Stabilisasi Pasien: Anjing diberikan anestesi untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah gerakan selama prosedur.
- Reduksi Fraktur: Dokter hewan melakukan reposisi tulang untuk memastikan keselarasan yang optimal.
- Aplikasi Gips: Gips diaplikasikan dengan teknik khusus agar memberikan imobilisasi yang cukup tanpa menghambat sirkulasi darah.
- Evaluasi Pascaoperasi: Dilakukan pemantauan terhadap kondisi anjing untuk memastikan tidak ada komplikasi seperti pembengkakan atau gangguan peredaran darah.
Kasus ini berkaitan dengan beberapa target SDGs, antara lain:
- SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik Perawatan medis yang optimal bagi hewan peliharaan berkontribusi pada kesejahteraan hewan dan pemiliknya. Hewan yang sehat dapat meningkatkan kualitas hidup pemilik serta mencegah dampak psikologis akibat stres karena penyakit atau cedera hewan kesayangan.
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) yang memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menangani kasus ortopedi hewan. Ini mendukung peningkatan kompetensi calon dokter hewan di Indonesia.
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur Pengembangan teknik medis seperti pemasangan gips yang efektif dan efisien mendukung inovasi dalam dunia kedokteran hewan. Teknologi dan metode baru terus dikembangkan untuk meningkatkan keberhasilan terapi fraktur.
- SDG 15: Ekosistem Darat Hewan domestik seperti anjing merupakan bagian dari keseimbangan ekosistem perkotaan. Perawatan hewan yang baik berkontribusi terhadap keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan spesies yang hidup berdampingan dengan manusia.
Pemasangan gips merupakan prosedur yang efektif dalam menangani fraktur tulang pada anjing, terutama jika dilakukan dengan teknik yang tepat. Kasus ini menunjukkan pentingnya penanganan cepat dalam kondisi ortopedi serta peran pendidikan dokter hewan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan hewan. Selain itu, kasus ini juga memiliki relevansi dengan SDGs dalam aspek kesejahteraan hewan, pendidikan, inovasi medis, dan pelestarian ekosistem.
Penulis: Muhammad Faizal Baidlowi




