Ketua Divisi Parasitologi Veteriner, Prof. Dr. Poedji Hastutiek, drh., M.Si sebagai salah satu dari 10 narasumber pada Pengabdian Kepada Masyarakat Terpadu Dosen FKH Unair, dengan topik : Penyakit Parasit pada Ternak dan Penanganannya. Kegiatan ini bertujuan untuk sharing pengetahuan tentang penyakit parasit pada kambing dan domba serta penanganan penyakit parasit tersebut. Feses ruminansia (sapi, kambing dan domba) menunjukkan sekitar 60% positif terinfeksi parasit gastrointestinal. Cacing saluran pencernaan Haemonchus sp., Ascaris sp., Oesophagostomum sp., Trichuris sp., Fasciola sp., Parampistomum sp., dan Monezia sp. Sedangkan protozoa saluran pencernaan Eimeria sp., Balantidium sp., Blastocystis sp., Cryptosporidium sp., dan Entamoeba sp. Domba dan kambing dapat terinfeksi oleh parasit karena masuk bersama pakan, termakannya mite (tungau) dan stadium pradewasa cacing yang ada pada tanaman rumput.
Ciri-ciri domba dan kambing yang terinfeksi oleh parasit yaitu bulu kasar, gangguan pencernaan (diarrhea), penurunan berat badan, lemah, lesu, anemia, gusi dan konjungtiva pucat, botol rahang (edema sub mandibula/bottle jaw), batuk, pneumonia, pernapasan cepat, adanya infeksi sekunder menyebabkan kematian dan kerugian ekonomi yang cukup besar.
Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan feses/tinja rutin tiap 2-3 bulan, mencegah siput air masuk ke dalam farm, berikan molluscida pada selokan sekitar kompleks peternakan, kontrol adanya tungau dengan memberikan rumput yang telah dilayukan, ternak harus dikandangkan, rotasi padang penggembalaan, mencegah pakan terkontaminasi parasit, menjaga kebersihan kandang dan peralatan.
Pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri oleh 40 orang peternak domba dan kambing, dihadiri oleh beberapa peserta yang diundang oleh Pemilik Pesona Satwa Farm, antara lain dari Medan, Garut, Sukabumi, Bogor, Balai Insiminasi Buatan (BIB) Lembang, Mahasiswa Fakultas Peternakan UNPAD, dan juga Guru SMKN Peternakan Cikole Lembang.
Diharapkan dari pemaparan kegiatan di Pesona Satwa Farm, Desa Cipatat, Kec. Cipatat, Bandung akan ada perbaikan manajemen/tata kelola kandang, pola pemberian pakan yang dapat mendukung perbaikan kondisi kesehatan ternak sehingga dapat meningkatan berat badan ternak domba dan kambing.




