Surabaya, 10 Februari 2025 “ Laboratorium Anatomi, Fakultas Kedokteran Hewan 51¶¯Âþ, menggelar kegiatan review dan persiapan euthanasia yang berlangsung pada hari Senin, 10 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan langkah awal sebelum pelaksanaan praktikum euthanasia keesokan harinya, bertujuan untuk memastikan mahasiswa memahami teknik dan prosedur euthanasia yang etis serta sesuai dengan standar kesejahteraan hewan.
Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Gracia Angelina Hendarti drh., M.Si selaku dosen penanggung jawab,Tantri Dyah Whidi Palupi, drh., M.Si dan Ary Setya Hernanda, drh., M.Si, selaku dosen dan asisten dosen Anatomi Veteriner, serta dihadiri oleh 14 asisten mahasiswa. Diskusi yang berlangsung di laboratorium ini menyoroti berbagai aspek terkait euthanasia, mulai dari pemilihan metode yang sesuai, prosedur pelaksanaan, hingga prinsip kesejahteraan hewan.
Euthanasia dalam kedokteran hewan dilakukan dengan tujuan untuk mengakhiri kehidupan hewan secara cepat dan tanpa rasa sakit. Dalam sesi review ini, mahasiswa dan asisten dosen mendalami teknik euthanasia kambing, dengan fokus utama pada metode blood exanguination yang akan digunakan dalam praktikum. Blood exanguination adalah teknik yang mengeluarkan darah dari tubuh hewan setelah diberikan anestesi total, sehingga hewan tidak merasakan nyeri selama proses berlangsung.
Tahapan dalam pelaksanaan euthanasia yang dibahas dalam sesi ini meliputi:
- Pemberian anestesiuntuk memastikan hewan tidak sadar dan tidak mengalami stres atau nyeri.
- Proses exanguination yang dilakukan dengan teknik yang aman dan sesuai protokol laboratorium.
- Pemeriksaan konfirmasi kematian, untuk memastikan tidak ada respons refleks yang tersisa sebelum melanjutkan ke tahap preparasi anatomi.
- Penyuntikan latex, untuk mengisi pembuluh darah guna mempermudah dalam pemebelajaran.
- Penyuntikan formalin, guna mengawetkan kadaver kambing yang telah selesai disuntik dengan latex.
Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs):
- SDG 4: Quality Education Kegiatan review ini memberikan pendidikan berkualitas kepada mahasiswa dengan memastikan mereka memahami prosedur euthanasia yang etis dan berbasis keilmuan. Pendekatan ini meningkatkan kompetensi mereka dalam bidang kedokteran hewan, khususnya dalam prosedur yang berkaitan dengan kesejahteraan hewan.
- SDG 3: Good Health and Well-Being Pemahaman tentang euthanasia yang benar sangat penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan. Dengan penerapan prosedur yang sesuai, kesejahteraan hewan tetap terjaga, serta risiko stres dan penderitaan dapat diminimalkan.
- SDG 12: Responsible Consumption and Production Dalam pelaksanaan euthanasia, prinsip penggunaan hewan secara bertanggung jawab diterapkan dengan memastikan bahwa setiap individu yang digunakan dalam praktikum memiliki manfaat edukatif dan penelitian yang maksimal. Dengan begitu, jumlah hewan yang digunakan dalam percobaan dapat diminimalkan, sejalan dengan prinsip 3R (Replacement, Reduction, Refinement).
Sesi review ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan praktikum euthanasia yang lebih terarah dan bertanggung jawab. Dengan memahami teknik dan etika euthanasia, mahasiswa dapat mengasah keterampilan mereka dalam menangani hewan dengan cara yang aman dan sesuai dengan standar kesejahteraan.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Fakultas Kedokteran Hewan 51¶¯Âþ dalam menyediakan pembelajaran berbasis praktik yang profesional dan etis, yang pada akhirnya akan menghasilkan dokter hewan yang kompeten, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kesejahteraan hewan.
Penulis: Tantri Dyah Whidi Palupi




