Selasa, 4 Februari 2025 – telah dilaksanakan rapat awal seminar nasional. Rapat ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan acara besar tersebut. Kegiatanrapat ini dilaksanakan di Ruang Diskusi Divisi Parasitologi Veteriner dan dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk Dr. Agoes Soenarso, drh., MP selaku ketua pelaksana Seminaer Nasional, serta beberapa anggota tim seperti Dr. Nanik Hidayatik, drh., Dr. Zulfi Nur Amrina Rosyada, S.Pt., M.Si., Mirza Atikah Madarina Hisyam, drh., M.Si., Dian Ayu Permatasari, drh., M.Vet., Tantri Dyah Whidi Palupi, drh., M.Si., Ary Setya Hernanda, drh., M.Si., dan Mochammad Arifudin. Rapat ini difokuskan pada dua agenda utama, yaitu penyusunan kepanitiaan dan penyusunan konsep awal seminar nasional.
Dalam rapat ini, para peserta berdiskusi secara mendalam mengenai pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing panitia untuk memastikan kelancaran acara. Selain itu, konsep awal seminar juga dibahas secara detail, termasuk tema, subtema, dan target peserta yang akan diundang. Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah keterkaitan seminar dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Seminar ini diharapkan dapat berkontribusi pada beberapa poin SDGs, seperti poin ke-3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan, poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, serta poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip SDGs, seminar ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak akademis, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Kehadiran panitia inti dalam rapat ini menunjukkan komitmen tinggi untuk menyelenggarakan seminar yang berkualitas dan berdampak luas. Rapat awal ini menjadi fondasi yang kuat untuk memastikan bahwa setiap tahap persiapan seminar nasional dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana. Semangat kolaborasi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta rapat menjadi modal penting untuk mewujudkan seminar nasional yang sukses dan bermakna. (Tantri Dyah Whidi Palupi).




