Surabaya, 6 Februari 2025 Pukul 20.00 WIB “ Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 51¶¯Âþ (UNAIR) baru-baru ini mengadakan Rapat Pleno Anggota Badan Penyelenggara Fakultas (BPF) FKH UNAIR. Rapat yang diadakan pada Kamis, 6 Februari 2025 tersebut dihadiri oleh anggota BPF FKH UNAIR dan beberapa undangan.
Dalam rapat tersebut, dibahas beberapa hal penting terkait dengan pengembangan program studi di FKH UNAIR. Salah satu topik yang dibahas dalam rapat tersebut adalah perubahan gelar magister program studi Agribisnis. Sebelumnya, gelar magister program studi Agribisnis adalah M.Vet, namun setelah pertimbangan yang matang, gelar tersebut diubah menjadi M.Si (versi Indonesia) atau M.Sc (versi Inggris). Perubahan ini dilakukan atas saran dari asesor Akreditasi ASIIN. Perubahan gelar ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kredibilitas program studi Agribisnis di FKH UNAIR.
Selain itu, rapat pleno juga membahas tentang kurikulum baru program studi S3 By Research. Kurikulum baru ini merupakan hasil redisain yang dilakukan pada bulan Juni 2024 dan telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Permen) No. 53. Kurikulum baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di program studi S3 By Research FKH UNAIR. Dengan demikian, diharapkan lulusan program studi S3 By Research FKH UNAIR dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Kegiatan ini dapat dikaitkan dengan beberapaSustainable Development Goals (SDGs)yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Berikut adalah pembahasan mengenai relevansi artikel tersebut dengan SDGs:
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
Relevansi: FKH UNAIR berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui perubahan gelar magister Agribisnis dari M.Vet menjadi M.Si/M.Sc, serta penyusunan kurikulum baru untuk program studi S3 By Research. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas dan relevansi program studi dengan standar nasional dan internasional.
Tindakan: Dengan menyesuaikan kurikulum dan gelar akademik, FKH UNAIR memastikan bahwa lulusannya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan global dan dapat bersaing di tingkat internasional. - SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
Relevansi: Perubahan gelar magister Agribisnis dan kurikulum S3 By Research diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang lebih kompeten dan siap bersaing di pasar kerja, baik nasional maupun internasional. Hal ini mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kedokteran hewan dan agribisnis.
Tindakan:FKH UNAIR mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu berkontribusi pada pengembangan industri peternakan dan agribisnis, yang merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. - SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure)
Relevansi: Penyusunan kurikulum baru untuk program studi S3 By Research menunjukkan komitmen FKH UNAIR dalam mendorong inovasi dan penelitian di bidang kedokteran hewan dan agribisnis. Penelitian yang berkualitas dapat menjadi dasar untuk pengembangan industri dan infrastruktur yang berkelanjutan.
Tindakan: FKH UNAIR mendorong penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran hewan. - SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)
Relevansi: Rapat Pleno BPF FKH UNAIR melibatkan berbagai pihak, termasuk asesor Akreditasi ASIIN, untuk memastikan bahwa perubahan gelar dan kurikulum sesuai dengan standar internasional. Hal ini mencerminkan pentingnya kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Tindakan:FKH UNAIR bekerja sama dengan lembaga akreditasi internasional dan mengikuti peraturan pemerintah (Permen No. 53) untuk memastikan kualitas pendidikan dan penelitian yang dihasilkan.
Dengan perubahan gelar magister Agribisnis dan kurikulum baru S3 By Research, FKH UNAIR berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global. FKH UNAIR juga berharap dapat menjadi salah satu fakultas kedokteran hewan terbaik di Indonesia dan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu kedokteran hewan di Indonesia.
Penulis: Dr. Eka Pramyrtha Hestianah, drh., M.Kes




