NERS NEWS – Kembali bersama mahasiswa Keperawatan 51动漫 yang berhasil dalam melaksanakan project based learning dalam bentuk penyuluhan oleh angakatan Alih Jenis 1 B25 kelompok 1 dengan tema Deteksi Dini Kanker Payudara dengan “SADARI”. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 26 Oktober 2022 beralokasi di Balai RT Kedung Tarukan Baru IV B.
Seperti biasanya suatu acara pasti memiliki tujuan, dengan kata lain acara ini memiliki tujuan yaitu untuk mengenali, memahami, dan menjelaskan mengenai materi mengenai kanker payudara dan SADARI. Penyuluhan dilakukan secara langsung dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan simulasi teknik SADARI pada phantom. Materi diberikan oleh mahasiswi Unair yaitu Sintia Lelyana Ardianti kemudian untuk peragaan teknik SADARI diberikan oleh Demetriana Hoar Nahak.
Pada kegiatan ini peserta yang hadir ialah para ibu PKK Kedung Tarukan Baru IV B, Ketua RT Kedung Tarukan Baru IV B, dosen fasilitator yakni Ibu Mira dan mahasiswa Fakultas Keperawatan Alih Jenis 1 angkatan B25 kelompok 1. Tentunya antusias dan semangat oleh ibu-ibu PKK mempengaruhi berjalannya acara dengan baik. Para ibu PKK aktif saat diskusi tanya jawab serta kooperatif dalam memperagakan teknik SADARI yang diajarkan oleh Mahasiswa.
Antusias dan semangat dari ibu-ibu PKK untuk mengetahui kanker payudara dan cara mendeteksi dini dengan SADARI, ibu-ibu PKK pun sangat aktif bertanya dan mau untuk memperagakan teknik SADARI di depan panitia dan peserta lainnya. Hasil berjalan sesuai dengan harapan dan tidak ada kendala yang berarti, semua acara dijalankan dengan lancar. Kemudian hasil akhir post-test yang lebih baik dibandingkan dengan pre-test menunjukan bahwa ibu-ibu mengerti materi yang disampaikan oleh pemateri. Dengan demikian para ibu PKK memahami materi yang telah disampaikan oleh mahasiswa.
Dengan harapan yang diinginkan semoga setelah dilakukan acara ini, peserta dapat mengerti dan mengaplikasikan teknik SADARI baik untuk dirinya sendiri maupun orang di sekitarnya agar mengurangi keterlambatan penanganan kanker payudara pada wanita.
Penulis : Novensia Hutajulu (Airlannga Nursing Journalist)
Editor: Naili Raudiatus Zahra (Airlannga Nursing Journalist)




