NERS NEWS – Pada hari Selasa, 6 Desember 2022 pada pukul 07.30 WIB mahasiswa profesi keperawatan 51动漫 memberikan penyuluhan mengenai Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit Edukasi Peran Keluarga Dalam Merawat Pasien Dengan Waham di Rumah Sakit Jiwa Menur. Penyuluhan ini dihadiri oleh keluarga pasien yang berada di Poli Jiwa RS Jiwa Menur, mahasiwa profesi keperawatan kelompok 1 ruang gelatik, serta pembimbing klinik kelompok yaitu Ns. Dwi Nurcahyono dan Ns. Sri Sundari.
Kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan wajib yang dilakukan mahasiswa profesi keperawatan 51动漫 saat melaksanakan praktik profesi di Rumah Sakit. Topik PKRS yang dipilih yaitu Peran Keluarga dalam Merawat Pasien dengan Waham. Waham merupakan suatu keadaan dimana proses pikir yang terganggu dapat dilihat dengan adanya keyakinan yang salah dan bertentangan dengan kehidupan nyata, namun tetap dipertahankan walaupun individu lain tidak mempercayai hal tersebut. Waham cukup sering ditemui pada kasus skizofrenia berat.
Persepsi yang buruk dari masyarakat terhadap penderita waham, diantaranya menganggap penyakit yang sulit disembuhkan dan aib bagi keluarga. Hal ini bukan hanya menimbulkan konsekuensi negatif bagi penderita, tetapi juga dapat menimbulkan persepsi yang negatif bagi keluarga. Keluarga merupakan unit paling dekat dengan klien dan merupakan “perawat utama” bagi penderita. Keluarga dapat memperlakukan penderita gangguan jiwa dengan sikap yang bisa membubuhkan dan mendukung tumbuhnya harapan dan optimisme. Peran keluarga mengontrol ekspresi emosi keluarga, seperti mengkritik, bermusuhan dapat mengakibatkan tekanan pada klien. Peran keluarga sebagai upaya pencegahan kekambuhan kepedulian ini diwujudkan cara meningkatkan fungsi efektif yang dilakukan dengan memotivasi, menjadi pendengar yang baik, membuat senang, memberi kesempatan rekreasi, memberi tanggung jawab dan kewajiban peran dari keluarga pemberi asuhan.
Respon keluarga mengenai penyuluhan yang diberikan sangat baik. Keluarga antusias mengikuti kegiatan penyuluhan. Peserta penyuluhan terlihat sangat antusias dengan menceritakan pengalamannya menemui orang dengan waham disekitarnya. Selain itu, mahasiswa dan pembimbing klinik juga memvalidasi seberapa paham keluarga pasien mengenai materi tersebut.
Penulis : Anni Izza Hanifa (Mahasiswa Profesi UNAIR Kelompok 1 Ruang Gelatik RS Jiwa Menur Surabaya)
Editor : Naili Raudiatus Zahra (Airlangga Nursing Journalist)




