51动漫

51动漫 Official Website

Cegah Penularan Penyakit Pada Anak melalui Penyuluhan Cuci Tangan

NERS NEWS – Pada hari Rabu, 25 Januari 2023 Sekelompok Mahasiswa Profesi Ners Muda  51动漫 kelompok 3 stase kritis memberikan penyuluhan tentang campak dan pentingnya imunisasi campak bagi seseorang.

Kegiatan penyuluhan atau Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) ini menjelaskan seputar campak dimana penyakit campak di Indonesia menjadi masalah kesehatan yang harus ditangani karena kasusnya masih tinggi dan masih terdapat Kejadian Luar Biasa (KLB). Kejadian Luar Biasa (KLB) pada campak terjadi apabila terdapat 5 atau lebih kasus klinis dalam waktu 4 minggu berturut-turut yang terjadi mengelompok dan adanya hubungan epidemiologis. Penyebaran kasus suspek campak hampir terdapat di seluruh provinsi. Pada tahun 2018 terdapat 8.429 kasus dengan 85 kasus KLB suspek campak, jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2017 yaitu 15.104 kasus dengan 349 KLB (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2019). Campak menjadi salah satu penyebab utama kematian terutama pada balita. Sehingga pencegahan campak memiliki peran signifikan dalam penurunan angka kematian terutama pada balita (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020).

Campak sendiri adalah infeksi yang umum yang disebabkan golongan paramyxovirus dimana sering terjadi pada masa kanak-kanak sebelum vaksin campak dikenalkan. Orang yang terkena campak awalnya akan mengalami demam, batuk, pilek, mata merah, dan bintik-bintik putih di dalam mulut. Hal ini diikuti 3 hingga 7 hari kemudian oleh ruam kulit bernoda merah, yang biasanya menyebar dari wajah ke seluruh tubuh. Ruam biasanya berlangsung selama 4 – 7 hari, tetapi dapat bertahan hingga 3 minggu dan meninggalkan noda kecokelatan serta terkadang menyebabkan kulit terkelupas. Dalam kasus yang parah, paru-paru, usus, dan otak dapat terpengaruh dan ini menyebabkan konsekuensi serius atau bahkan kematian. Penularan campak sendiri dapat terjadi melalui udara (airbone) yang terinfeksi dan akan menyebar saat penderita batuk, bersin, atau bicara. Masa penularan adalah empat (4) hari sebelum timbul rash sampai dengan empat (4) hari setelah timbul rash. Puncak penularan pada saat gejala awal (fase prodromal), yaitu pada 1-3 hari pertama sakit.

Penyuluhan dimulai pada pukul 09.30 WIB di poli IPD lt. 1 Graha Trimed Rumah Sakit 51动漫 Surabaya Bersama dengan pembimbing klinik B1 Graha Trimed RSUA. Acara dimulai dengan pembukaan dan penyampaian materi yang dilakukan oleh Gentri Zulfika dan Putri Alfian sebagai perwakilan mahasiswa kelompok 3 stase kritis dan bencana. Sebelum penyampaian dimulai, pemateri bertanya kepada peserta tentang tingkat pemahaman pada penyakit campak. Beberapa peserta menyebutkan ruam, demam, nafsu makan menurun sebagai beberapa tanda dari penyakit campak. Selain itu, pemateri juga menjelaskan pentingnya vaksin atau imunisasi campak sejak dini dimana seseorang yang sudah menerima imunisasi campak sejak dini tentu akan memiliki antibodi yang jauh lebih baik daripada yang belum menerima imunisasi campak. Namun, Gentri Zulfika selaku pemateri juga menekankan bahwa orang yang sudah menerima imunisasi campak belum tentu bebas dari campak, akan tetapi ketika individu sudah menerima imunisasi campak, tentu akan mengurangi keparahan gejala yang diterima.

Antusias hadirin tampak sangat tinggi disertai dengan berbagai pertanyaan yang menarik, salah satunya tentang “Bagaimana penanganan pertama ketika diduga gejala campak?” Dalam hal ini tentu menjaga pemberian cairan dan suplemen nutrisi atau konsumsi makanan yang baik serta segera membawa ke IGD atau ke puskesmas terkait untuk dilakukan tindak lebih lanjut. Acara kemudian diakhiri dengan beberapa review materi dan peserta banyak menyampaikan terimakasih atas penyuluhan yang diberikan karena menjadi ilmu dan pengingat bagi peserta.

 

Penulis: Alawi Hiz
Editor: Salwa Az Zahra (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT