51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Profesi Ners Kelompok 4 Stase Keperawatan Komunitas Fakultas Keperawatan Memberikan Penyuluhan ?Etika Batuk dan Latihan Batuk Efektif? pada Pasien dan Keluarga di Ruang Tunggu Puskesmas Kalijudan

NERS NEWS – Mahasiswa Profesi Ners Kelompok 4 Stase Keperawatan Komunitas 51动漫 telah berhasil menyelenggarakan Penyuluhan Kesehatan dengan topik “Etika Batuk dan Latihan Batuk Efektif” pada Sabtu (25/02/2023). Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di depan ruang tunggu Puskesmas Kalijudan dengan sasaran pasien dan keluarga atau pendamping pasien yang sedang kontrol di Puskesmas Kalijudan.

Penyuluhan kesehatan ini merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa Profesi Ners untuk memenuhi kompetensi sebagai Ners. Topik yang diangkat kali ini mengenai “Etika Batuk dan Latihan Batuk Efektif”. Batuk efektif merupakan cara untuk melatih pasien yang tidak memiliki kemampuan batuk secara efektif dengan tujuan untuk membersihkan laring, trakea, dan bronkus dari dahak atau benda asing di jalan nafas. Batuk efektif mengandung makna dengan batuk yang benar, akan dapat mengeluarkan benda asing, seperti sekret semaksimal mungkin. Sedangkan tujuan etika batuk yaitu mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas melalui udara bebas (droplet) dan membuat kenyamanan pada orang di sekitarnya sehingga tidak menularkannya kepada orang lain.

“Kelompok kami mengangkat topik mengenai Etika Batuk dan Latihan Batuk Efektif ini, karena untuk membantu pasien yang mengalami batuk tidak efektif sehingga kesulitan ketika mengeluarkan dahak, seperti dengan meminum air hangat terlebih dahulu sebelum melakukan batuk efektif.” ujar Fadhilah Anggraini selaku perwakilan kelompok 4. Acara yang terdiri dari penyampaian materi terkait etika batuk dan latihan batuk efektif ini diawali dengan materi tentang penyakit tuberkulosis, dengan menjelaskan pada pasien dan keluarga atau pendamping pasien mulai dari pengertian, penyebab, atau faktor risiko. Selain itu, juga dipaparkan terkait bagaimana cara mengeluarkan dahak dengan latihan batuk efektif dan cara etika batuk. Selaku pemateri penyuluhan, Fadhilah Anggraini juga menambahkan perlunya melakukan skrinning Tb yakni dengan pengambilan sampel dahak untuk deteksi dini tuberkulosis.

Selama kegiatan berlangsung, pasien dan keluarga terlihat sangat antusias dalam mendengarkan dan mengikuti acara tersebut. Penyuluhan kesehatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi terkait materi yang telah disampaikan. Secara keseluruhan acara terlaksana dengan baik dan sasaran dapat memahami terkait informasi yang telah diberikan.

Fauziah Dinda Pratama selaku panitia pada penyuluhan kesehatan (25/02/2023) memberikan harapan sekaligus penutup kegiatan, “Semoga dengan diadakannya penyuluhan ini pasien dan keluarga atau pendamping pasien dapat memahami tentang apa itu tuberkulosis dan cara latihan batuk efektif yang dapat dilakukan, sehingga ketika ada keluarga atau sanak terdekat yang sedang kesulitan mengeluarkan dahak, kita juga bisa memberikan informasi terkait latihan batuk efektif.”

 

Penulis: Siti Aisah

Editor: Fadiya Rizkyna Asadanie (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT