NERS NEWS – Mahasiswa program studi S1 51动漫 Kelompok 4.2 Angkatan 2020 telah berhasil menyelenggarakan penyuluhan kesehatan yang berjudul “Cegah Kanker Payudara Dengan SADARI” pada pukul 08.00 WIB dalam rangka memenuhi tugas PKRS atau penyuluhan terhadap masyarakat pada dinas Praktek Klinik Keperawatan 3. Kegiatan ini diselenggarakan bertempat di Puskesmas Medokan Ayu Rungkut Kota Surabaya dan dihadiri langsung oleh dosen pengampu Ibu Dr. Yuni Sufyanti Arief, SKep., Ns., MKep dan dosen pembimbing klinik Ners Mariyatul Qibtiyah,S.Kep., Ns.
Paliatif care merupakan salah satu asuhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan untuk melayani dan membantu pasien yang memiliki penyakit terminal atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan, salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan yaitu kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang mematikan karena hampir semua wanita beresiko mengidap kanker ini. Ada beberapa faktor pendukung kanker ini berkembang seperti keturunan keluarga dengan penyakit kanker, pola hidup tidak sehat yaitu dengan sering makan makanan cepat saji, bahan makanan yang dibakar atau mengandung karsinogen dsb. Kanker payudara ini sangat beresiko pada wanita di umur 30 tahun keatas.
Kegiatan PKRS/Penyuluhan “SADARI” yang telah dilaksanakan Kelompok 4.2 dalam rangkaian PKK 3 ini terlaksana dengan baik dan sangat menyenangkan apalagi dengan topik yang dibawakan yaitu cara mencegah kanker payudara dengan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) ini sangatlah informatif dan bermanfaat bagi masyarakat umum khususnya yang hadir pada Penyuluhan Mahasiswa di Puskesmas Medokan Ayu, terlebih penyuluhan yang dilakukan disertai dengan demonstrasi SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) menggunakan media peraga karya mahasiswa sebagai pengaplikasian contoh anatomi bentuk payudara yang dapat membedakan antara payudara normal dengan payudara terindikasi kanker atau tumor, dengan adanya media peraga ini diharapkan dapat membantu masyarakat atau audience penyuluhan lebih memahami tentang apa yang telah pemateri sampaikan. Ilmu dan sharing yang diberikan mahasiswa membantu masyarakat untuk mengenali sejak dini tanda-tanda adanya kanker payudara. Saut Ketua Pelaksana (Ivana Maharani) dan Dosen pengampu Ibu Dr. Yuni Sufyanti Arief, S Kep., Ns., M.Kep Serta dosen pembimbing klinik Ners Mariyatul Qibtiyah,S.Kep., Ns.
Kami berharap setelah pelaksanaan penyuluhan ini dapat mengurangi komplikasi yang terjadi akibat mengetahui kanker di stadium akhir. Jadi kami berharap masyarakat akan lebih sadar terhadap kanker payudara dan cara mencegahnya seperti apa dan memiliki kehidupan yang lebih baik dan berkualitas.
Penulis : Aulia Dewi P.M.
Editor : Sapta Ardhana Puja (Airlangga Nursing Journalist)




