NERS NEWS- CINTA 2.0 merupakan kegiatan PJBL (Project Based Learning) mahasiswa UNAIR Kelas A2 Kelompok 2 Angkatan 2020, ini merupakan yang kedua kalinya mereka memberikan penyuluhan mengenai kesehatan. Sebelumnya mereka memberikan ilmu di salah satu sekolah yang ada di Surabaya. Kali ini pada hari Selasa (30/05/2023), mereka hadir di Yayasan Kanker Indonesia dengan tema yang berbeda yaitu “Tips dan Trik Terapi Pengobatan pada Pasien Kanker”.
Kegiatan ini dimulai dari tes kesehatan pada pasien kanker berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah secara gratis, hasil tes kesehatan juga akan diberikan penjelasan oleh para panita. Setelah itu, acara utama berupa penyampaian materi dibuka oleh sambutan Raabithah Aulia S selaku ketua panitia, dilanjutkan oleh Ibu Aria Aulia Nastiti, S.Kep., Ns., M.Kep selaku dosen fasilitator, dan terakhir oleh Bapak Ikhsanul Sani, S.Psi selaku pengurus Yayasan Kanker Indonesia.
Penyampaian materi dibagi menjadi dua yaitu materi pertama mengenai efek terapi pengobatan beserta dengan tips dan triknya diberikan oleh Faradilla Azzahra Anwar mahasiswa UNAIR, selain itu terdapat juga demontrasi teknik PMR (Progressive Muscle Relaxation) oleh panitia dan diikuti oleh pasien kanker. Materi kedua mengenai kecemasan (anxiety) yang dialami pasien kanker dan keluarga diberikan oleh Bapak Zain Budi Syulthoni, dr. Sp.Kj. Pasien terlihat sangat antusias dengan materi yang diberikan, mereka saling sharing mengenai kecemasan yang mereka rasakan dan mengikuti gerakan PMR.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian awarding pada peserta yang aktif dan melakukan dokumentasi foto bersama dengan seluruh pasien kanker. Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Jawa Timur, Bapak Ikhsanul Sani, S.Psi berkata “Melihat antusias pasien, saya berharap kerja sama antara YKI Jawa Timur dengan terus terjalin dan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan”.
Mahasiswa selaku panitia juga berharap materi yang diberikan dapat bermanfaat untuk pasien kanker ketika menjalani terapinya. Selain itu, kecemasan yang sering dialami pasien dan juga keluarga (caregiver) dapat berkurang setelah mendengarkan materi dari Bapak Zain Budi Syulthoni, dr. Sp.Kj.
Penulis : Raabithah Aulia S
Editor : Salwa Az Zahra ( Airlangga Nursing Journalist )




