NERS NEWS – Dalam rangka Hari Kesehatan Mental Sedunia, Departemen SOSMAS BEM 51动漫 menyelenggarakan Hari Besar Kesehatan 2024 dengan mengusung tema “Mental Health for a Better Life” dan sukses diselenggarakan di dua lokasi berbeda, yakni Liponsos Keputih pada Sabtu, 12 Oktober 2024 dan Kampung Anak Negeri pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik.
Pada 12 Oktober 2024, kegiatan di Liponsos ini dimulai sejak pagi hari dengan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan partisipasi aktif dari para peserta. Dimulai dengan senam pagi bersama untuk menyegarkan tubuh dan pikiran. Sesi materi kesehatan mental menjadi sorotan utama. Pembawa materi menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tantangan hidup sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan yang kurang terdukung secara sosial. Peserta diberikan pemahaman tentang cara-cara sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan mental, seperti meditasi, berbagi cerita, hingga pentingnya mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Namun, yang paling menarik perhatian dalam acara ini adalah kegiatan Botol Harapan. Peserta diajak untuk menuliskan harapan-harapan mereka terkait kesehatan mental, impian masa depan, dan doa pribadi pada selembar kertas. Kertas-kertas ini kemudian dimasukkan ke dalam botol-botol kaca yang telah disiapkan. Botol-botol ini menjadi simbol harapan, doa, dan impian yang akan selalu mereka perjuangkan. Setiap botol menjadi perwujudan simbolis dari perjalanan mental dan emosional para peserta, seolah-olah harapan-harapan tersebut dilindungi dan dijaga untuk masa depan yang lebih baik.
“Saya berharap, melalui kegiatan ini, peserta dapat lebih terbuka untuk berbicara tentang kesehatan mental, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Semoga harapan-harapan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga kesejahteraan mental, memperjuangkan masa depan yang lebih baik, dan selalu ingat bahwa harapan itu, ada bahkan di masa-masa sulit.” Ujar Galuh Julieta selaku ketua pelaksana.
Penulis : Argita Agnesia Moniz
Editor : Nasya Puspita A (Airlangga Nursing Journalist)




