51动漫

51动漫 Official Website

Fakultas Keperawatan Unair Dukung Gaya Hidup Sehat Cegah TBC dengan CETAR

NERS NEWS- Mahasiswa 51动漫 (Unair) telah menyelenggarakan kegiatan Promosi Kesehatan kepada masyarakat dalam bentuk Penyuluhan Kesehatan yang ditujukan kepada Santri maupun Santriwati pada Minggu (24/11.2024). Kegiatan penyuluhan ini dilakukan oleh Mahasiswa dari Program Studi Keperawatan Unair yang bertempatan di Pondok Pesantren Ribath Daruttauhid di Sutorejo, Kec Mulyorejo, Surabaya dengan tema pencegahan penyakit menular Tuberkulosis (TBC) dan Medical Check up.

Kegiatan ini dilakukan bertujuan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit TBC. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk penerapan ilmu Mahasiswa Keperawatan Unair dari Mata Kuliah Keperawatan Klien Dewasa yang berfokus sebagai program kegiatan Project Based Learning. Seperti yang diketahui, Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang menyerang bagian sistem tubuh bagian organ paru-paru. Penyakit ini lebih disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Angka kasus Tuberkulosis di Kota Surabaya, Jawa Timur, cukup tinggi. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat jumlah kasus Tuberkulosis (TBC) di Kota Surabaya mencapai 5.800 kasus hingga akhir Juni 2024. Wilayah dengan kasus terbanyak, yaitu Surabaya Utara diikuti oleh daerah Barat dan Timur.

Salah satu isu utama dalam kegiatan penyuluhan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit TBC. Penyuluhan ini berfokus untuk meningkatkan kesadaran juga kewaspadaan pada anak usia remaja terhadap penyakit Tuberkulosis di kota Surabaya. Sehingga hal ini menjadi latar belakang kami untuk mengambil tema “CETAR” Cegah, Edukasi, Tangkal, Awasi, Rawat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dari penyakit menular TBC. Penyuluhan ini juga menyajikan beberapa materi yang kreatif dan menarik bagi remaja sehingga mereka dapat menerima materi dengan efektif. Kegiatan penyuluhan ini juga disambut dengan antusias yang sangat luar biasa dari Ustad Alawi selaku pengasuh sekaligus penanggung jawab pesantren, santri, dan santriwati yang berjumlah kurang lebih 43 anak.

Selama sesi penyuluhan ini, kami memberikan beberapa pemaparan materi mengenai penyakit menular TBC juga cara mencegah dan penanggulangannya. Materi yang diberikan adalah pengetahuan mengenai etika batuk yang benar dan cara mencuci tangan sesuai panduan dari kemenkes. Selain itu, juga diadakan ice breaking dengan tebak gambar dan yang terakhir adalah kegiatan Medical Check up berupa tensi untuk mengetahui tekanan darah, mengukur tinggi badan, dan berat badan.

Beberapa peserta juga memberikan kesan pesan yang sangat luar biasa pada kegiatan yang telah lakukan. Menurut salah satu santriwati dengan adanya acara ini dapat lebih waspada dengan penyakit menular, yaitu TBC mereka juga lebih paham tentang pencegahan dari TBC supaya tidak tertular. Harapan dengan adanya materi CETAR bisa lebih waspada dengan adanya tanda dan gejala kecil agar bisa terhindar dari Penyakit TBC. Mereka juga memaparkan bahwa materi ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan juga karena masih terdengar asing bagi mereka mengenai Penyakit TBC, mereka juga menambahkan “Kesannya sangat seru kak, bisa menambah ilmu pengetahuan juga tentang TBC ini, besok minggu Kak Gita datang lagi ya” Ujar salah satu santriwati ketika dilakukan proses wawancara mengenai feedback dari penyuluhan yang kami berikan. Selaku pengasuh dan penanggung jawab juga menambahkan harapan “Dengan adanya PJBL ini diharapkan anak pondok pesantren Ribath Daruttauhid dapat memberikan wawasan baru kepada para santri-santri di pondok agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.”

 

Penulis : Anggita Junda Arnowi (Mahasiswa 51动漫)
Editor : Nasya Puspita A (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT