51动漫

51动漫 Official Website

Tangkal 2024: Mahasiswa FKp Mengadakan Penyuluhan Deteksi Dini Penyakit Menular Sejak Dini

NERS NEWS – Mahasiswa Unair sukses menggelar acara penyuluhan mengenai deteksi dini penyakit Stroke, Kanker Payudara, dan pencegahan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) pada anak. Kegiatan diselenggarakan di balai RW 3, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya pada pukul 09.30-12.00. Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen fasilitator kelompok 2 PJBL kelas A4, Ibu Laily Hidayati S.Kep., Ns., M.Kep, Kaur Kesra Kelurahan Putat Jaya Ibu Nunung Puspitowai, SST, dan segenap ibu-ibu kader Surabaya Hebat (KSH) RW 3.

Kegiatan dibuka dengan materi mengenai pencegahan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) dan hubungan PPOK dengan asap rokok sebagai faktor iritan yang dapat menyebabkan COPD/PPOK. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait bahaya asap rokok, khususnya pada risiko PPOK. Selain itu, mengedukasi tanda awal penyakit terkait dan edukasi upaya preventif yang dapat dilakukan.

Kemudian dilanjut pemberian edukasi dilakukan dengan memberikan pemahaman secara singkat tentang Kanker Payudara atau Ca Mamae, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dengan harapan peserta dapat mencontoh dan berhasil meningkatkan kesadaran peserta untuk rutin melakukan SADARI sebagai upaya mendeteksi Ca Mamae sejak dini.

Pada penyuluhan, peserta akan diberikan materi mengenai hubungan antara Hipertensi dan Stroke disambung dengan pelatihan latihan rentang gerak bagi penderita stroke untuk menghindari penyusutan otot. Selain itu, dilakukan screening kesehatan dengan tensi bersama dengan harapan dari pelaksanaan screening kesehatan dapat mengetahui prevalensi hipertensi di masyarakat. Prevalensi yang diketahui dapat dijadikan data untuk melakukan tindakan pencegahan terkait penyakit stroke.

Materi mengenai perawatan paliatif menjadi penutup materi pada kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa empati keluarga dan masyarakat sekitar kepada para penderita penyakit kronis sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Kegiatan penyuluhan ini juga mengenalkan peran perawat kepada masyarakat sebagai edukator dan advokator.

“Dari serangkaian kegiatan Tangkal ini, kami panitia mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para ibu yang berperan penting dalam keluarga, agar ketika merasa ada gejala-gejala seperti yang disebutkan bisa segera ditangani dengan baik sebelum menjadi lebih serius,” ujar Hanifah, Ketua Pelaksana Tangkal 2024.

 

Penulis : Hanifah Nur Khasanah
Editor : Alina Ramadani (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT