51动漫

51动漫 Official Website

Pelatihan Cara Telaah Etik Penelitian Yang Baik: Initial And Post Approval Review

NERS NEWS – Komite Etik Penelitian Kesehatan 51动漫 (Unair) sukses menggelar pelatihan bertajuk “Pelatihan Cara Telaah Etik Penelitian Yang Baik: Initial And Post Approval Review” pada tanggal 10-11 Maret 2025. Acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan Forum of Indonesian Recognized Research Ethics Committee (FIRREC) secara daring dan dihadiri oleh akademisi, peneliti, serta tenaga kesehatan dari berbagai institusi di Indonesia di antaranya RS Mohammad Hoesin Palembang, KEPK RSGM Nala Husada Surabaya, STIKES RS Baptis Kediri, RSPAD Gatot Soebroto, KEPK RS Husada Utama Surabaya, FK Universitas Alkhairaat Palu, Poltekkes Kemenkes Surabaya dan RSUD Dr. Mohamad Soewandhie. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II Unair, Dr. Joni Haryanto, yang mewakili Dekan Unair.

Hari pertama pelatihan dimulai dengan sesi pengantar mengenai etik penelitian yang dimoderatori oleh Dr. Dr. Damayanti Tinduh, Sp.KFR, M.S.(K). Sesi ini mencakup pembahasan tentang lingkup penelitian, paradigma penelitian, serta prinsip etik penelitian yang disampaikan oleh Prof. Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc., PhD. Selanjutnya, materi mengenai telaah awal protokol penelitian atau initial review dipaparkan oleh Ns. Septi Dewi Rachamawati, S.Kep., MNg dari FIKES UB. Setelah itu, ia juga menjelaskan mengenai penggunaan formulir penilaian atau telaah. Sesi pagi ditutup dengan pembahasan mengenai rapat telaah penuh (Full Board) yang disampaikan oleh Prof. drg. Anton Rahardjo, M.Sc. (PH) dari KEPKG FKG UI.

Pada sesi siang, peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik telaah etik penelitian, terutama dalam konteks initial review. Praktik ini mencakup penelitian uji klinik, penelitian intervensi non-uji klinik, serta penelitian perilaku sosial (observasional study). Sesi ini dipandu oleh fasilitator ahli, yaitu Dr. dr. Anggi Gayatri, Sp.FK dari KEPK FKUI, Desak Ketut Ernawati, S.Si, Apt., PGPharm., M.Pharm., PhD dari KEPK FK Udayana, serta Dra. Sri Kusrohmaniah, M.Si., Ph.D dari KEPK FKKMK UGM. Peserta sangat antusias dalam sesi ini karena dapat langsung mempraktikkan telaah etik penelitian sesuai dengan standar yang berlaku.

Pada hari kedua, pelatihan berlanjut dengan sesi mengenai telaah amendment, prosedur penggunaan formulir, serta telaah laporan efek samping serius (SAE Report). Materi ini disampaikan oleh Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr., Sp.KK(K) dari RSUD Dr. Soetomo. Sesi ini memberikan wawasan mendalam mengenai prosedur telaah pasca-approval dan cara menangani perubahan dalam protokol penelitian. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai telaah continuing/progress report & final report yang dibawakan oleh Monalisa Waworundeng dari Mochtar Riady Institute for Nanotechnology.

Pelatihan ditutup dengan sesi praktik telaah post-approval yang mencakup amandemen, progress report, final report, serta telaah protocol deviation/violation dan early termination. Sesi ini difasilitasi oleh para ahli, yaitu Monalisa Waworundeng, Prof. Dr. Hendy Hendarto, Sp.OG (K), dan Prof. Dr. Nur Atik, M.Kes, MOHRE, Ph.D dari KEP UNPAD. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan peserta dapat menerapkan prinsip-prinsip etik penelitian dengan lebih baik dalam penelitian yang mereka lakukan, sehingga dapat meningkatkan kualitas serta integritas penelitian di Indonesia.

 

Penulis: Shevira
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT