51动漫

51动漫 Official Website

Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Sensori : Membuat Kerajinan dari Kertas Origami

NERS NEWS – (Rabu, 28 Mei 2025) – Terapi aktivitas kelompok (TAK) menjadi salah satu pendekatan efektif dalam rehabilitasi pasien gangguan jiwa. Bertempat di Ruang Puri Anggrek Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya, mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners 51动漫 menyelenggarakan kegiatan TAK bertajuk “Membuat Kerajinan dari Kertas Origami”.

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 13.00 WIB dan diikuti oleh lima pasien. Tujuannya tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk stimulasi sensorik untuk meningkatkan konsentrasi, keterampilan motorik halus, serta kepercayaan diri pasien. Menurut Faizatul Izza, selaku leader dalam kegiatan ini, aktivitas membuat origami terbukti memberikan manfaat terapeutik yang signifikan. “Melalui lipatan-lipatan sederhana, pasien belajar fokus, mengikuti instruksi, dan merasa bangga atas hasil karya mereka. Ini menjadi salah satu cara sederhana namun bermakna untuk mengalihkan gejala seperti waham atau halusinasi,” jelasnya. Sementara itu, Kharisma Damayanti, salah satu fasilitator menambahkan bahwa pendekatan secara bertahap menjadi kunci keberhasilan terapi. “Beberapa pasien awalnya terlihat ragu, tetapi saat kita dampingi satu per satu, mereka mulai menunjukkan minat dan terlibat aktif,” ujarnya.

Selama sesi berlangsung, para pasien diberikan instruksi membuat berbagai bentuk origami, seperti bunga dan burung. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. Dalam sesi diskusi terminasi, banyak pasien yang mengungkapkan rasa senang dan puas terhadap hasil yang mereka buat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terapi ini berhasil meningkatkan interaksi sosial antar pasien serta memberikan penguatan positif terhadap persepsi diri mereka. “Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan sebagai bagian dari proses pemulihan yang menyenangkan dan terstruktur,” tutur Rahma Nadya, observer kegiatan.

Kegiatan ditutup dengan refleksi kelompok dan dokumentasi hasil karya pasien. Diharapkan ke depan, terapi seni seperti origami ini dapat menjadi bagian integral dalam program rehabilitasi di fasilitas kesehatan jiwa.

 

Penulis: Rahma Nadya (Mahasiswa Profesi Ners)
Editor : Nasya Puspita Anggraeni (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT