NERS NEWS — Pada tanggal 15 Juni 2025, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Say Good-bye to Bayi Resiko Tinggi” di Balai Desa RW 12 Manyar Tegal, Surabaya. Kegiatan ini ditujukan kepada wanita usia subur dan ibu rumah tangga, dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang pengenalan risiko yang dapat dialami bayi baru lahir dengan kondisi kesehatan yang rentan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Project Based Learning (PjBL) keperawatan anak sehat dan sakit aku yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kelompok 1 Kelas A4 Angkatan 2023 51动漫.
Sebelum sesi inti dimulai, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah dan berat badan, serta diberikan leaflet yang berisi informasi edukatif mengenai penanganan bayi baru lahir dengan risiko tinggi. Selain itu, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pengetahuan awal mereka terkait materi yang akan disampaikan. Materi penyuluhan menitikberatkan pada dampak bayi risiko tinggi dalam pertumbuhan dan perkembangan, serta pengenalan tanda-tanda bayi baru lahir yang memerlukan perhatian khusus. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab untuk memperkuat pemahaman peserta. Setelah sesi edukasi interaktif dan diskusi, peserta mengikuti post-test untuk menilai peningkatan pemahaman mereka.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai dampak bayi risiko tinggi dalam pertumbuhan dan perkembangan serta perawatan bayi risiko tinggi. Melalui penyuluhan ini, diharapkan para wanita usia subur dan ibu rumah tangga mampu mengenali kondisi bayi baru lahir yang berisiko tinggi, sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Penulis: Mellynda Selviana Putri
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)




