51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

CERDAS: Mahasiswa Keperawatan Unair Ajak Warga Kampung Mojo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Rumah Tangga

NERS NEWS – Surabaya, 14 Juni 2025 – Bertempat di Jalan Mojo III Anggrek, Kampung Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, kegiatan penyuluhan bertajuk CERDAS (Cegah Risiko, Deteksi Awal, Semua Selamat) sukses digelar secara luring oleh mahasiswa Keperawatan 51¶¯Âþ. Kegiatan ini diikuti oleh 24 bapak dan ibu rumah tangga yang merupakan kader aktif dan nasabah bank sampah Kampung Mojo. Turut hadir pula dosen pendamping dan panitia kegiatan dari pihak universitas.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, tentang berbagai potensi bahaya (hazard) yang ada di lingkungan rumah tangga. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para peserta mampu mengidentifikasi risiko yang mungkin timbul dan memahami langkah-langkah pencegahan serta penanganan yang tepat agar dapat menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan persiapan panitia, dilanjutkan registrasi peserta pukul 08.30 WIB. Acara resmi dibuka pukul 09.15 WIB oleh MC dan dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan edukatif yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

Kegiatan dimulai dari penimbangan sampah daur ulang. Para ibu kader membawa botol plastik, kardus, galon, dan barang bekas lainnya untuk ditimbang. Proses penimbangan dilakukan bersama panitia yang membantu mengangkat dan menata sampah, guna menciptakan suasana efisien dan tertib.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai macam-macam hazard di rumah tangga. Penyampaian dilakukan secara sederhana dan jelas agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. Materi ini mencakup (1) Hazard Mekanik, seperti pisau, blender, dan kompor yang bisa membahayakan jika tidak digunakan hati-hati. (2) Hazard Kimia, seperti pemutih dan deterjen yang bisa memicu iritasi jika tidak disimpan dengan benar. (3) Hazard Biologis, seperti kelelahan akibat pekerjaan rumah tangga yang menurunkan fokus. (4) Hazard Elektrik, seperti kabel terkelupas atau stop kontak bertumpuk yang bisa menyebabkan kebakaran. (5) Hazard Ergonomis, seperti posisi tubuh yang salah saat mengangkat barang berat.

Setelah penyuluhan, peserta diajak langsung untuk mempraktikkan cara mengangkat galon yang benar guna mencegah cedera. Langkah-langkah seperti menjaga punggung tetap lurus, mengangkat dengan kekuatan kaki, dan menjaga keseimbangan galon dijelaskan secara detail. Peserta tampak antusias mengikuti praktik ini.

Kegiatan makin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan menarik datang dari peserta yang menanyakan efektivitas penggunaan obat nyamuk Baygon dibandingkan obat nyamuk elektrik. Tim pemateri menjelaskan bahwa meskipun Baygon cepat membunuh nyamuk, namun penggunaannya harus disertai ventilasi yang baik. Obat nyamuk elektrik cenderung lebih aman bila digunakan dalam jangka waktu panjang namun mengandung paparan kimia yang harus tetap diwaspadai.

Sebelum kegiatan berakhir, panitia dan peserta melakukan sesi dokumentasi bersama. Foto-foto diambil mulai dari proses penimbangan sampah, sesi edukasi, praktik ergonomi, hingga momen kebersamaan antara panitia dan peserta.

Kegiatan ini menjadi contoh konkret penerapan nilai-nilai CERDAS: Caring dalam membantu masyarakat, Empati Terhadap beban ibu rumah tangga, Responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat, Disiplin dan Amanah dalam pelaksanaan acara, serta Santun dalam interaksi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengedukasi, tetapi juga belajar untuk menjadi tenaga kesehatan yang tanggap, peduli, dan profesional di tengah masyarakat.

 

Penulis : Naura Zalfa Azahra
Editor : Alina Ramadani (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT