NERS NEWS — Pada hari Jumat, 28 Juni 2025, pukul 15.00 WIB, bertempat di Desa Banjardowo, Dusun Sumberwinong, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, telah dilaksanakan kegiatan Project-Based Learning (PjBL) dengan tema “Pencegahan Risiko Jatuh serta Penurunan Kognitif pada Lansia melalui Edukasi.”
Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelas A-3 angkatan 2022 kelompok 2, dengan anggota Amelia Novantina Br Sembiring, Sabrina Restu Maharani, Dinda Miko Ramadhanti, Ferlina Ernanda Rohman, Yenni Hevlin Purba, Anindya Putri Rahmawati, M. Chandra Dwi P.H, dan Fitriana.
Kegiatan PjBL yang dilakukan ini bertujuan untuk melakukan pengkajian kondisi kognitif dan fungsional lansia guna mendeteksi penurunan fungsi kognitif serta menilai risiko jatuh pada populasi lanjut usia. Sasaran kegiatan ini adalah lansia, dan pada pelaksanaan ini difokuskan pada Ny. S dan Ny. K.
Metode pelaksanaan kegiatan meliputi skrining kognitif dan fungsional pada dua klien lansia menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE), Mini-Cog, dan Timed Up and Go Test (TUGT) melalui pendekatan wawancara dan observasi langsung terhadap kemampuan kognitif serta mobilitas fungsional.
Hasil pengkajian skor MMSE Ny. S menunjukkan 19 dan 30, mengindikasikan gangguan kognitif ringan hingga sedang. Pada Ny. K, hasil TUGT menunjukkan waktu 21 detik, yang mengindikasikan adanya risiko jatuh yang tinggi dan gangguan mobilitas fungsional yang signifikan.
Fitriana, salah satu mahasiswa, menyoroti dampak positif kegiatan ini. “Program skrining komprehensif tidak hanya mengasah kemampuan klinis mahasiswa dalam asesmen geriatri dan komunikasi terapeutik, tetapi juga memberikan manfaat nyata berupa deteksi dini kondisi kognitif dan risiko jatuh pada lansia, sekaligus membangun kepercayaan diri mahasiswa dan memberikan informasi kesehatan penting bagi lansia,” ujarnya.
Penulis: Yenni Hevlin Purba
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)




