51动漫

51动漫 Official Website

Waspadai BAB Hitam: Mahasiswa Profesi Ners Angkat Isu Kesehatan Saluran Cerna

NERS NEWS – Pada hari Jumat, 29 Agustus 2025 mahasiswa Program Profesi Ners 51动漫 berhasil mengadakan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan judul “Kenali BAB Darah” di ruang tunggu keluarga IRNA 6 RSUA. Kegiatan PKRS ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada keluarga pasien agar lebih aware mengenai bahaya BAB darah, penyebabnya, serta pentingnya penanganan sejak dini baik di rumah sakit maupun di lingkungan rumah.

BAB darah atau disebut melena merupakan kondisi buang air besar dengan feses berwarna hitam pekat dan berbau menyengat akibat perdarahan pada saluran cerna bagian atas, seperti lambung atau usus halus. Penyebab tersering antara lain tukak lambung, tukak duodenum, robekan pada dinding lambung/esofagus, varises esofagus, atau akibat penggunaan obat-obatan tertentu seperti NSAID (anti nyeri) dalam jangka panjang. Kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bisa menandakan adanya perdarahan serius yang berisiko mengancam jiwa.

Pada kesempatan kali ini, mahasiswa menjelaskan secara lengkap mengenai tanda dan gejala melena, faktor risikonya, serta langkah pencegahan. Edukasi menekankan pentingnya pola makan sehat, menghindari konsumsi alkohol dan rokok, penggunaan obat yang bijak (tidak sembarangan konsumsi obat nyeri atau pengencer darah tanpa pengawasan dokter), serta pemeriksaan rutin bila memiliki riwayat gangguan lambung.

Kegiatan PKRS ini semakin menarik karena keluarga pasien diajak untuk berdiskusi langsung mengenai pengalaman mereka, terutama saat menemui gejala seperti nyeri perut, muntah darah, atau BAB hitam. Mahasiswa juga memberikan simulasi sederhana mengenai pemilihan makanan yang ramah lambung dan cara menjaga pola hidup sehat untuk mencegah terjadinya perdarahan saluran cerna.

Penyuluhan ini mendapat respon positif dari keluarga pasien. Banyak yang awalnya belum mengetahui perbedaan BAB darah merah segar dan melena, kini lebih paham bahwa warna feses bisa memberikan petunjuk penting mengenai letak perdarahan. Informasi ini membuat keluarga lebih waspada dan termotivasi untuk segera mencari pertolongan medis bila menemukan tanda melena.

“Harapan kedepannya semoga keluarga pasien maupun masyarakat semakin sadar bahwa melena adalah tanda bahaya yang perlu segera diperiksakan. Dengan mengenali gejalanya, menjaga pola hidup sehat, serta tidak menunda pengobatan, kita bisa mencegah komplikasi serius dan melindungi kesehatan diri maupun keluarga,” pungkas salah satu dari kelompok.

 

Penulis : Ratih Islami
Editor: Nasya Puspita A (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT