FKM NEWS – Kunjungan lapangan salah satu kegiatan yang wajib di ikuti oleh mahasiswa semester II program Magister Kesehatan Lingkungan 51¶¯Âþ. Kegiatan ini dilaksanakan berkelompok dengan masing-masing tujuan instansi yang akan dikunjungi selama kunjungan lapangan. Pada setiap akhir kunjungan lapangan dilakukan pelaporan di instansi tempat mahasiswa kunjungan lapangan.
Bekasi, Selasa, 28 Februari 2023 kunjungan Lapangan diikuti oleh 20 mahasiswa Magister Kesehatan Lingkungan dan 3 Dosen pendamping untuk disetiap intansi tujuan Praktek Kerja Lapangan. Tim terbagi menjadi tim I dan tim II yang masing-masing tim memiliki anggota 10 mahasiswa dan 1 dosen pendamping. Salah satu tujuan dari tim 2 adalah mengunjungi TPST Bantar Gebang yang berlokasi di Kelurahan Ciketing Udik, Kelurahan Cikiwul dan Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi. Tujuan dari pelaksanaan kunjungan lapangan kali ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas mahasiswa Magister Kesehatan Lingkungan dengan belajar langsung kepada instansi terkait serta meningkatkan kerjasama dan penjajakan dalam joint degree, penelitian, pengembangan dan pengabdian masyarakat. Pertemuan ini disambut hangat oleh Bapak Roy Sihombing, ST. yang sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan kunjungan lapangan. Kegiatan kunjungan lapangan meliputi pemaparan materi terkait Pengelolaan TPST Bantargebang dan di akhir kegiatan dilakukan site tour dengan mengunjungi beberapa tempat pengelolaan sampah. Adapun informasi yang diperoleh oleh mahasiswa yaitu :

TPST Bantar Gebang Mulai Beroperasi pada Tahun 1989 oleh BKLH Provinsi DKI Jakarta dan BKL Provinsi Jawa Barat yang kemudian direvisi dengan surat persetujuan kelayakan lingkungan AMDAL, RKL dan RPL No. 660.1/206.BPLH. AMDAL/III/2010 tanggal 11 Maret 2010. Volume Sampah yang ditampung TPST Bantar Gebang Rata-rata 5.655 ton “ 7.000 ton/hari. Luas area TPST Bantargebang sebesar 132,5 Ha, yang terdiri dari 81,4 Ha lokasi Landfill (6 Zona), 23,3 Ha Sarana & Prasarana. Adapun Sarana dan prasarana yang terdapat di TPST Bantargebang yaitu Jembatan timbang, komposting, IPAS, power house, fasilitas pencuci truk, gedung operasional, bengkel, 100 unit alat berat, PLTSa, sumur pantau, Hanggar landfill mining, masjid dan sistem pengujian kuaslitas udara.
Beberapa program yang di lakukan di TPST Bantar Gebang adalah sebagai berikut :
- Perapihan (Landfill Contouring),
- Covering Landfill
- Covering Landfill (Geomembrane)
- Pengolahan Air Sampah (Leachate Treatment)
- Pengelolaan Gas Landfill (WtE)
- Pengomposan (Composting)
- Penghijauan TPST (Tree Planting)
- Fasilitas Jembatan Timbang (Weighbridge)
- Pengadaan Alat Berat (Heavy Equipments)
- E-Monitoring Timbangan TPST BG
- PLTSa Merah Putih (Incinerator)
- Pencucian Truk Sampah (Carwash)
- Landfill Mining
- Pemeliharaan Jalan Operasional dan Jalan di Atas Zona
- Pembangunan Dinding Penahan (Sheet Pile)
Setelah pemberian materi, mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi, Sesi diskusi ini berlangsung dengan aktif antara mahasiswa, pemateri dan dosen pembimbing. Dan diakhiri dengan penyerahan plakat, brosur serta foto Bersama oleh Ibu Novi Dian Arfiani, S.KM., M.KL selaku pembimbing lapangan dan harapan akan terus terjalinnya kerjasama antara TPST Bantar Gebang dan Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UNAIR.
Penulis: Azizan Umi Hafilda dan Vina Pandi Ananta W




