FKM NEWS – Selasa, 28 Februari 2023, Mahasiswa Magister Kesehatan Lingkungan Angkatan 2022 Fakultas Kesehatan Masyarakat 51动漫, Surabaya beserta dosen pendamping melakukan kunjungan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta. Mahasiswa Magister kesehatan lingkungan FKM UNAIR yang mengikuti kunjungan berjumlah 9 orang yang mengikuti secara luring dan 8 orang mengikuti secara daring. Didampingi oleh dua orang dosen pendamping yaitu Dr. Lilis Sulistyorini, Ir, M.Kes dan Novi Dian Arfiani, S.KM, M.KL. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa untuk bisa melakukan joint degree, penelitian, pengembangan dan pengabdian masyarakat. Rombongan diterima dengan sangat baik Kegiatan terbagi atas 2 sesi , sesi pertama dilaksanakan di Ruang Pertemuan dengan kegiatan pemaparan tentang Dukungan Infrastruktur Pemukiman untuk Kesehatan Lingkungan yang disampaikan oleh Dr. Taufan Madiasworo, ST.,MT dan Green Office Kementerian PUPR oleh Eki Arista, ST. Beberapa hal penting yang disampaikan bahwa Infrastruktur memiliki peran penting untuk meningkatkan kesehatan lingkungan dan perwujudan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan.Pembangunan infrastruktur permukiman perkotaan harus dilakukan berbasis pada rencana tata ruang dengan menerapkan prinsip keterpaduan prasarana, sarana, dan utilitas umum sesuai dengan hirarki perumahan dan kawasan permukiman. Pengembangan inovasi dan teknologi infrastruktur perkotaan terkini sebagai strategi untuk mewujudkan infrastruktur low-cost operation and maintenance. Diperlukan kolaborasi pentahelix yang melibatkan para pemangku kepentingan, dari unsur pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media, untuk bersinergi sesuai dengan peran dan kewenangannya. Konsep Penataan Kawasan Kampus PUPR Green Building sebagai penerapan dari Green Concept.yaitu mestimulasi kreatifitas kerja, nyaman dan ramah Lingkungan. Perkantoran yang humanis dan ramah lingkungan. Implementasi Green Concept adalah Pembangunan berkepadatan tinggi, memperluas ruang terbuka hijau, Sistem MEP terinregrasi, Efisiensi konsumsi air, Efesiensi konsumsi energi. Selanjutanya sesi kedua dilanjutkan dengan site tour kampus hijau PUPR yang dikenal juga dengan Green Building yang dipandu oleh Ahmad Doni Akbar terdapat ruang terbuka hijau (RTH) dengan beragam jenis tanaman yang dimanfaatkan untuk beristirahat di luar ruang. Kampus hijau PUPR juga menerapkan rain water harvesting, recycling dan reuse. Komitmen ramah lingkungan tampak dengan kawasan menggunakan aspal plastik, jalur pejalan kaki diengkapi guiding blok untuk difabel, sculpture, taman sanita, taman abipraya, drinking water fountain. Dalam kunjungan ini diserahkan pula plakat dan foto bersama.




