Sedentary workers menjadi salah satu pekerja yang berisiko mengalami sindroma metabolik dan kelelahan kerja. Dalam rangka meningkatkan gaya hidup sehat pada sedentary workers, FKM UNAIR yang diikuti oleh DominikusRaditya Atmaka, S.Gz., M.PH., Shintia Yunita Arini, S.KM., M.KKK., Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK., dan Asri Meidah Agustin, A.Md.Gz.melakukan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi 淧enerapan Gaya Hidup Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Sindroma Metabolik dan Kelelahan Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Juli 2023 di Wisma Kalla Group yang beralamatkan Jl. DR. Ratulangi No.8, Makassar. Peserta dari pengabdian masyarakat ini adalah perwakilan pekerja dari berbagai cabang Kalla Group seperti Kalla Toyota, Kalla Logistics, dan sebagainya.
Pada sesi pertama Shintia menyampaikan terkait kelelahan kerja yang beriringan dengan kejadian sindroma metabolik. Penyebab kelelahan yang bisa terjadi pada pekerja di Kalla Group antara lain kondisi yang monoton, lingkungan, pencahayaan, kebisingan, intensitas dan durasi dari kerja baik fisik dan mental, faktor mental terdiri dari kewajiban dan konflik yang mungkin sedang dialami pekerja, dan penyakit atau rasa sakit yang pernah atau sedang dialami pekerja. Selain itu nutrisi atau makanan yang dikonsumsi pekerja akan mempengaruhi kelelahan kerja dan sindroma metaboliknya. Sedangkan sesi kedua disampaikan oleh Dominikus tentang gizi kerja. Dimana mayoritas pekerja di Kalla Group yang menjadi peserta kegiatan ini adalah sedentary workers, mereka memiliki kebiasaan melakukan pekerjaan sambil menyemil, ini akan berisiko mengalami sindroma metabolik. Faktor penyebab sindroma metabolik antara lain obesitas, hiperglikemia, hipertensi, diabetes, dislipidemia. Oleh karena itu perlu dilakukan oleh pekerja pilih aktifitas fisik yang disukai & konsisten melakukannya setidaknya 150 menit per minggu dengan intensitas sedang tiap hari, melakukan aktivitas fisik yang melibatkan latihan penguatan tulang dan otot setidaknya 3 kali dalam seminggu, tidur yang cukup di malam hari, napping, bicara dengan tenaga kesehatan jika memiliki gangguan tidur, minum air mineral minimal 8 gelas/hari, mengatur jam istirahat dan stretching saat jam kerja, kurangi makanan berdesitas energi tinggi. Dengan langkah tersebut akan membantu meningkatkan gaya hidup sehat pada pekerja.
Materi pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan pekerja di Kalla Group serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya ketiga yaitu tentang kesehatan dan kesejahteraan untuk seluruh insan di dunia. Pengetahuan yang diberikan terkait upaya pencegahan sindroma metabolik dan kelelahan kerja dapat meningkatkan kesadaran tentang gaya hidup sehat pada pekerja.
Penulis : Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK




