Mahasiswa 51动漫 (Unair) telah menorehkan prestasi gemilang dengan mengikuti kegiatan Community Public Health Field Training (CPHFT) yang diselenggarakan oleh Mahidol University Amnatchaeron Campus di Khemmarat District, Thailand. Kelima mahasiswa tersebut berhasil meraih pengalaman berharga serta memperluas wawasan mereka dalam bidang kesehatan masyarakat.
Selama kegiatan CPHFT, para mahasiswa Unair terlibat dalam berbagai kegiatan dan program yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang isu-isu , tantangan yang dihadapi oleh komunitas setempat, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, para mahasiswa juga berpartisipasi dalam penelitian dan pengembangan solusi kesehatan yang relevan dengan kondisi masyarakat di daerah tersebut.
Selama mengikuti kegiatan di Thailand, para mahasiswa merasa terkesan dengan metode pendekatan yang digunakan. Meskipun memiliki major step yang sama dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang pernah dilakukan oleh mahasiswa FKM Unair di wilayah Bojonegoro, namun terdapat beberapa perbedaan selama kegiatan berlangsung. Salah satunya yaitu terletak pada langkah Community Assessment. Pada kegiatan CPHFT, terdapat 7 tools yang dapat digunakan dalam melakukan Community Assessment yaitu Geo Social Mapping, Genogram, Community Organizations, Local Health Systems, Community Calendar, Local History, dan Personal History. Sedangkan dalam kegiatan PKL, digunakan 3 tools dalam melakukan Community Assessment yaitu Demographics, Geographics, dan Socio-cultural. Tetapi tujuannya tetap sama yaitu untuk mempelajari karakteristik tempat dan juga masyarakat di tempat yang dituju.
Selama mengikuti proses CPHFT di khemmarat distrik tersebut, kelima mahasiswa Unair telah memperoleh pemahaman yang mendalam tentang perbedaan konteks kesehatan antara Indonesia dan Thailand. Mereka juga belajar tentang keanekaragaman budaya, lingkungan, dan tantangan sosial yang memengaruhi kesehatan masyarakat di daerah tersebut. Terutama pada saat membantu melakukan penyebaran kuesioner dimana mengunjungi rumah rumah masyarakat untuk mengetahui karakteristik, perilaku sehari-hari, serta kesehatan pada setiap warga. Hal ini memberi mereka wawasan baru dan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bidang kesehatan masyarakat secara global.
Diharapkan bahwa pengalaman berharga ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan karier para mahasiswa Unair di masa depan. Dengan mengeksplorasi tantangan kesehatan masyarakat di luar negeri, mereka telah memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang berharga dalam menghadapi permasalahan kesehatan yang kompleks dan multidimensional. Partisipasi kelima mahasiswa Unair dalam kegiatan CPHFT ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antar universitas dalam upaya memajukan bidang kesehatan masyarakat. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, mahasiswa dari kedua negara dapat saling belajar dan berkontribusi untuk mengatasi tantangan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat global. Semoga pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lainnya untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan baik nasional maupun internasional.
Penulis: Putri Ziha Nabiha, Shakila Aliyahputri Syahril, Firman Cahyo Nugroho




