FKM NEWS – Mahasiswa semester 4 fakultas Kesehatan Masyarakat 51动漫 sedang melakukan survei analisis kualitas lingkungan. Salah satunya kami dari kelas IKM 4A kelompok 4 telah melakukan survei pada tanggal 16 Maret 2023 dan 17 Maret 2023 di Puskesmas Kalijudan Kota Surabaya. Dalam satu kelompok, terdiri dari 6 orang yang beranggotakan Nabila, Berlian, Febriana, Aiko, Divanadya, dan juga Devina. Kegiatan survei ini dilakukan dalam rangka pemenuhan tugas mata kuliah Analisis Kualitas Lingkungan yang dikhususkan pada kondisi sanitasi dan kualitas lingkungan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas Kalijudan Kota Surabaya.
Analisis kualitas lingkungan merupakan kajian terhadap keadaan lingkungan yang dapat memberikan daya dukung optimal bagi kelangsungan hidup manusia pada suatu wilayah. Kualitas lingkungan yang sesuai dengan standar atau baku mutu dari masing-masing elemen akan berpengaruh positif pada makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Sebaliknya, apabila kualitas lingkungan tidak memenuhi standar atau baku mutu, maka makhluk hidup di sekitarnya tidak dapat bertumbuh dan hidup secara optimal.
Adapun metode yang digunakan dalam survei ini meliputi dua hal yaitu in depth interview dan penelitian secara observasional. Dimana jika in depth interview dapat dilakukan dengan kegiatan wawancara bersama ibu Piping Minovia S. ST sebagai sanitarian di Puskesmas Kalijudan. Kami melakukan wawancara dengan memberikan berbagai pertanyaan terkait sanitasi lingkungan yang ada di Puskesmas Kalijudan dan sanitarian menjelaskan terkait kelengkapan, pemakaian, dan keadaan lingkungan. Jika penelitian secara observasional dapat dilakukan dengan melakukan penilaian dari instrumen yang telah dibentuk sesuai dengan standar Peraturan Kementrian Kesehatan Nomor 43 tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Kegiatan observasi dilakukan terlebih dahulu daripada kegiatan indepth interview. Dalam kegiatan observasi, penilaian dilakukan mulai dari bangunan luar hingga masuk ke bagian bangunan dalam. Kedua metode dilakukan di hari yang berbeda dikarenakan adanya keperluan mendadak dari pihak sanitarian.
Dari hasil pengamatan dan indepth interview yang dilakukan, dapat dilakukan perhitungan dan juga penentuan setiap komponen akan kelayakannya. Hasil dari survey dilakukan dapat disimpulkan bahwa Puskesmas Kalijudan Kota Surabaya berada pada rentang kualitas lingkungan yang baik. Hal ini didukung dengan hasil skor akhir sebesar 89,7% secara observasi keseluruhan. Akan tetapi ada beberapa hal yang kurang memenuhi salah satunya seperti pada sub variabel teras diperoleh nilai 2 untuk kebersihan karena terdapat bekas genangan air yang cukup kotor, pada variabel atap dan langit-langit diperoleh nilai 2 untuk keretakan karena terdapat sedikit retakan dan pengelupasan, dan juga sub bab variabel lain masih mendapatkan nilai 2 karena masih adanya tikus.
Dengan hal ini maka, kelompok 4 IKM 4A memberikan saran kepada Puskesmas Kalijudan untuk sebaiknya pihak puskesmas rutin mengadakan pengecekan dan perbaikan secara berkala pada lantai, atap, langit-langit agar kondisi selalu bersih dan tidak ada keretakan. Selain itu, pada variabel pengendalian vektor dan rodent, sebaiknya pihak puskesmas melakukan pemantauan minimal sebulan sekali di tempat yang menjadi habitat tikus dan kecoa. Untuk hal yang telah baik, kelompok 4 IKM 4A berharap agar hal ini dapat dipertahankan dan justru jauh lebih baik dari sebelumnya.
Dalam pelaksanaan observasi ini, diharapkan dapat menjadi evaluasi dan bahan pertimbangan dalam memberikan kelayakan yang sesuai standar di Puskesmas Kalijudan. Selain itu, kelompok 4 IKM 4A juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Puskesmas Kalijudan karena telah memberikan kesempatan untuk dapat melakukan observasi. Selain itu, atas kejujuran sanitarian saat interview data yang didapatkan menjadi valid dan dapat digunakan untuk menjadi bahan evaluasi kedepannya.
Penulis: Divanadya Pandu Pranata Putri




