51动漫

51动漫 Official Website

FPK UNAIR Jalin Kerja Sama PKL dan Magang dengan PT Dede Satoe untuk Perkuat Kompetensi Teknologi Hasil Perikanan

Fakultas Perikanan dan Kelautan 51动漫 (FPK UNAIR) resmi menjalin perjanjian kerja sama Praktik Kerja Lapangan (PKL), magang, dan kunjungan industri bersama PT Dede Satoe pada 13 Februari 2026. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri pengolahan hasil perikanan, sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang Teknologi Hasil Perikanan agar selaras dengan kebutuhan pasar global.

Penandatanganan perjanjian dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026 dan dihadiri oleh pimpinan fakultas serta perwakilan perusahaan. Dari pihak FPK UNAIR, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., Ph.D. dan Bapak Kustiawan Tri Pursetyo, S.Pi., M.Vet., Ph.D. Kerja sama ini mencakup pelaksanaan PKL, program magang terstruktur, serta kunjungan industri yang akan memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa melalui interaksi langsung dengan sistem produksi dan pengendalian mutu industri seafood beku berorientasi ekspor.

Sebagai perusahaan pengolahan dan ekspor hasil perikanan, PT Dede Satoe berfokus pada produk seafood beku berkualitas untuk pasar internasional. Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang Teknologi Hasil Perikanan guna memastikan penerapan sistem manajemen mutu, pengendalian kualitas, keamanan pangan, serta inovasi produk berjalan optimal. Lulusan Teknologi Hasil Perikanan memiliki peran penting dalam proses quality control, pengembangan produk, penerapan standar seperti Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Good Manufacturing Practices (GMP), hingga menjaga konsistensi mutu agar produk memenuhi persyaratan ekspor dan mampu bersaing di pasar global.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa akan memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung implementasi standar keamanan pangan internasional, analisis risiko produksi, serta praktik industri berbasis efisiensi dan keberlanjutan. Peserta kegiatan meliputi pimpinan fakultas, perwakilan manajemen perusahaan, serta mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan yang akan mengikuti program PKL dan magang secara bertahap sesuai dengan kebutuhan industri dan kapasitas perusahaan.

Tujuan utama kerja sama ini adalah meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia industri, memperkuat link and match antara akademisi dan praktisi, serta menyiapkan lulusan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing global. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang pengembangan riset terapan dan inovasi produk berbasis hasil perikanan yang mendukung peningkatan nilai tambah komoditas nasional.

Secara lebih luas, kerja sama antara FPK UNAIR dan PT Dede Satoe turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Peningkatan kualitas lulusan yang kompeten dan siap kerja berkontribusi terhadap pengurangan kesenjangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (SDGs 1: No Poverty). Penguatan sistem keamanan dan mutu pangan hasil perikanan mendukung ketahanan pangan dan akses terhadap pangan bergizi (SDGs 2: Zero Hunger). Implementasi praktik industri yang efisien dan berkelanjutan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim (SDGs 13: Climate Action), sementara pengelolaan sumber daya perikanan yang bertanggung jawab sejalan dengan perlindungan ekosistem laut (SDGs 14: Life Below Water). Kolaborasi strategis antara institusi pendidikan dan industri ini juga menjadi bentuk nyata kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs 17: Partnerships for the Goals).

Bapak Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., Ph.D. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan dinamika industri global. 淜ami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu menerapkan standar mutu dan keamanan pangan secara profesional di lingkungan industri, ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PT Dede Satoe menegaskan bahwa kemitraan ini memberikan manfaat timbal balik bagi perusahaan dan institusi pendidikan. Kehadiran mahasiswa magang dari FPK UNAIR dinilai dapat memberikan perspektif ilmiah serta mendukung penguatan sistem pengendalian mutu perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar internasional.

Sebagai bagian dari komitmen institusi dalam pengembangan pendidikan berbasis riset dan kemitraan strategis, FPK UNAIR terus mendorong kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, industri, dan masyarakat luas, khususnya dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

AKSES CEPAT