Surabaya “ Sembilan mahasiswa Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas (UNAIR), angkatan 2023 telah mengikuti program student outbound di Universiti Malaya (UM), Kuala Lumpur, Malaysia.
Sembilan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51¶¯Âþ mengikuti kegiatan student outbound di Faculty of Science Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 8“12 September 2025. Mereka adalah Ahmad Fadhil Damarmanah Goesti Putra, Dwi Jeni Erika, Adhi Pramana Tsaqih Setya Admaja, Anisa Selviana Syafitri, Alkhaizaran Syafiyatudin, Teguh Prasetyo, Reviyanti Trezatalia, Velda Leyla Nadhif, dan Rofiatur Rohma Ramadhaniah. Rombongan ini didampingi oleh dosen Dr. Ayu Lana Nafisyah dan ibu Lutfianah Aprilianta Sari.
Selama enam hari, peserta mengikuti pembelajaran yang mencangkup keanekaragaman hayati lokal, dalam hal ini seperti biologi tanaman, serangga, ikan, penyakit pada tumbuhan, pakan ikan, pemanfaatan jamur untuk limbah liquid. Pembelajaran ini menggunakan metode pembelajaran luring dengan kunjungan lapangan pada laboratorium.
œPembelajaran yang kami dapatkan tidak hanya membahas mengenai budidaya akuatik, tetapi mencangkup biodeversitas yang lebih luas lagi. Seperti penyakit pepaya yang dikenal Papaya Ringspot Virus (PRV), ujar salah satu peserta.
Peserta juga diajak mengenal Fakultas Biologi Universiti Malaya bersama Dr. Afiq dan mahasiswa setempat. Mereka berkesempatan terjun langsung memasang sistem filtrasi kolam ikan nila, mengikuti presentasi dosen Universiti Malaya mengenai penelitian terkini, serta aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab. Mahasiswa juga berkeliling laboratorium dan mengunjungi Museum Rimba yang menyimpan koleksi beragam tanaman serta serangga khas Malaysia.




