Berita FPK.
Perkampungan yang ada di perkotaan umumnya cenderung berhasil jika terjadi keselarasan antara interaksi publik dengan privasi pribadi, tersedia cukup ruang yang berkualitas untuk masyarakat tinggal, bekerja, dan bermain. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak perkampungan perkotaan (urban village) yang kurang memenuhi kriteria tersebut. Hal tersebut terjadi karena lemahnya perekonomian di daerah tersebut. Keterbelakangan secara ekonomi masih menjadi salah satu masalah besar. Hal ini terjadi karena lapangan pekerjaan yang terbatas, maka banyak orang yang tidak mendapatkan pekerjaan. Fenomena ini terjadi salah satunya di pemukiman yang ada di kota Surabaya salahtunya kampung Dolly. Kampung Dolly merupakan salah tempat yang untuk kegiatan prostitusi dan pada tahun tahun Juni 2014 oleh Bu Wali Kota di Bubarkan.
Oleh sebab itu, maka sampai saat ini banyak masyrakat yang memerlukan pembinaan.
FPK UNAIR melakukan proses pengabdian masyarakat untuk mentrigger kegiatan ekonomi yang ada disana. Melalui Pengabdian Masyarakat kita mengenalkan mengenai pengemasan yang akan yang befungsi terhadap branding produk, meningkatkan daya tarik produk dan meningkatkan umur simpan. Pengemasan pada produk yang diproduksi oleh warga menajdi hal penting. Hal ini karena pengemas dapat meningkatkan nilai jual produk. Oleh sebab itu, melalui pengabdian masyarakat ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan warga mengenai kemasan yang dapat digunakan untuk meningkatkan nilai jual produk yang mereka hasilkan.




