Surabaya, 12 Desember 2024 “ Fakultas Perikanan dan Kelautan 51¶¯Âþ kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan sektor perikanan dan pangan di Indonesia. Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan 51¶¯Âþ, hadir sebagai salah satu narasumber dalam Seminar Penanganan Pasca Panen di Sektor Pangan Indonesia yang diselenggarakan di Lantai 3 Grand City Convex, Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 hingga 12.00 ini menghadirkan berbagai pakar dari industri, akademisi, dan lembaga pemerintah. Seminar ini bertujuan untuk membahas berbagai tantangan dan solusi dalam mengurangi food loss dan waste di rantai nilai pangan nasional, khususnya pada sektor perikanan.
Dalam paparannya yang berjudul “Food Loss and Waste in the Shrimp and Seaweed Value Chains”, Prof. Amin menyoroti pentingnya efisiensi dalam rantai pasok hasil laut seperti udang dan rumput laut. Beliau menjelaskan bahwa upaya pengurangan food loss tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir.
Prof. Amin juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan akademisi untuk memperbaiki sistem penanganan pasca panen. œInovasi teknologi dan pendekatan berbasis data sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk hasil laut Indonesia di pasar global, ujar beliau.
Seminar ini juga menghadirkan pembicara lainnya seperti Ir. Abdul Hamid (Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia – AACI), Tito Krisdiansyah, S.T. (Ketua Koperasi PLPI), dan Albert Winson (President Director Winson Group). Selain itu, acara dipandu oleh moderator Tulus Martua Sihombing, S.T., M.T.
Acara ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI) bekerja sama dengan Surabaya Cold Chain Expo dan IISM Surabaya. Diharapkan seminar ini mampu memberikan wawasan baru dan solusi inovatif bagi penanganan pasca panen untuk sektor pangan Indonesia.




