FTMM NEWS – melibatkan timnya ke lokasi terdampak bencana banjir, khususnya di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat. Pelibatan tim ini dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Sumatera, yang berlangsung tanggal 13-19 Desember 2025.
Menurut Dosen Prodi Teknik Elektro, Program ini juga hasil kolaborasi bersama Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Untuk FTMM, juga melibatkan Rizki Putra Prastio, S.Si, M.T.Dosen Prodi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, juga 4 mahasiswa.
Berikan Perhatian Pada Filter Air, Instalasi Listrik Terbarukan dan Jaringan Internet

Proses pengiriman kargo berlangsung Lewat seremoni sederhana di Workshop FTMM Kampus C UNAIR, Jumat (12/12) pagi. Menurut Yoga, tim UNAIR menyediakan pemurnian air dengan sumber energi baru terbarukan. Juga internet satelit Starlink tanpa kabel fiber optic. Total ada 3 paket untuk ditempatkan di Malalak. Dilokasi, sudah ada posko kesehatan UNAIR. Selain itu, FTMM juga akan memasang energi listrik mandiri bertenaga surya, mengingat lokasi terdampak, aliran listrik belum stabil.
“Jadi keberangkatan tim, besok (Sabtu, red) jam lima pagi. Inshaallah tiba di Padang jam 10 pagi. Kargo akan diberangkatkan pagi ini (Jumat, red),” jelas Yoga.
Timnya membutuhkan waktu 2-3 hari di lokasi, untuk menyiapkan konstruksi dan kebutuhan peralatan. Timnya berharap mendapatkan kelancaran, kemudahan serta kesalamatan, dan pulang sampai Surabaya dengan selamat.

Sementara itu, Prof. Dr. Retna Apsari, M.Si. Dekan FTMM 51¶¯Âþ menitipkan pesan kepada tim FTMM, utamanya menjaga kesehatan selama misi berlangsung. Juga kekompakan tim selama dilokasi bencana.
Bantuan dari Kemdiktisainstek Lewat UNAIR
Program misi pengmas di Kabupaten Agam Provinsi Sumbar, merupakan bagian dari kegiatan dengan dana dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). FTMM mengajukan proposal dengan konsentrasiProgram Percepatan Pemulihan Air Bersih dengan Energi Bersih Terbarukan. Mengingat di Agam, kondisi air bersih sangat mendesak. Juga aliran listrik juga belum stabil. Bahkan, akses sebagian daerah belum normal.
Berbekal pengalaman sebelumnya pada Pengmas di Gili Iyang, Sumenep, 3 paket akan dipasang di Kecamatan Malalak. Kemudian, timnya juga mendukung tim kesehatan dari UNAIR, yang sudah lebih dulu turun.
Penulis: Andri Hariyanto




