SURABAYA ADM WEB|Prestasi membanggakan kembali berhasil diraih oleh salah satu alumni UNAIR. Ia adalah Nimas Safira Widhiasti Wibowo, dengan karya yang berjudul Kapan Kawin? (2015): Seni Meracik Mantu Idamanyang berhasil masuk ke dalam 31 karya kritik film terbaik dalam ajang Sayembara Menulis Kritik Film 2023 yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta. Perlombaan tersebut menjadi wadah bagi para pecinta film dan penulis kritik film untuk berkarya dengan mengirimkan tulisan yang dibuat melaluiopen submissionpada 7 April hingga 26 Mei 2023 lalu.
Karya kritik film yang ditulis oleh Nimas mengangkat filmKapan Kawin?tahun 2015 yang diperankan oleh Reza Rahardian dan Adinia Wirasti. Nimas menyebutkan kritik film yang ia lakukan menyoroti pada alasan mengapa film dengan genre romansa tersebut dapat menarik perhatian publik.Akumelihat bagaimana konsep pernikahan itu memang dekat dengan kehidupan sosial, jadi banyak yang suka dan tertarik dengan film ini. Nah di siniakujuga melihat bagaimana film ininggakhanyamenye-menyeromantis tetapi juga banyak aspek sosial yang dipresentasikan, ujarnya.
Nimas mengaku bahwa sejak duduk di bangku perkuliahan, ia telah menyukai film. Ia tertarik untuk membaca suatu realitas kehidupan yang disajikan di dalam film. Nimas pun pernah mengikuti perlombaan kritik film dan berhasil membawa pulang piala dari perlombaan tersebut. Mungkin sejak kuliah ya, kebetulan duluakusempet ikut lomba serupa tahun 2022 yakni Kritik Film FFI, waktu itu karena ada mata kuliah Kajian Sinema jadi aku belajar banyak di situ juga, ucapnya.
Di akhir wawancara, Nimas mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang memberikan segenap dukungan pada dirinya. Aku sangat sangat berterima kasih sekali pada panitia sudah diberi kesempatan dan dari UNAIR sendiriakunggak sendiri, ada Mas Wimar dosen LB Kom dan Mas Robyan Abel, ujarnya. Walau kita terhenti di 31 besar, semoga ke depan tetap semangat dan nggak boleh menyerah. Terus berkarya! pungkasnya.
Artikel ini mencerminkan poin 4Quality Educationdan poin 9 Industry, Innovation, and Infrastructure dariSustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB.(SA).




