Surabaya Humas | FISIP UNAIR kembali terlibat dalam kegiatan roundtable discussion yang kali ini diselenggarakan oleh Faculty of Social Sciences Kasetsart University pada tanggal 21-24 Februari 2023 bertepatan di Kasetsart University, Thailand. Tema yang diangkat bertajuk The Role of Kasetsart University in Fostering Africa-Asia Connection in Thailand and Beyond yang difokuskan untuk mendiskusikan pusat riset baru yang telah didirikan oleh Kasetsart University. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari roundtable discussion yang sebelumnya telah digelar di Surabaya oleh FISIP yang berkolaborasi dengan FIB UNAIR. Tujuan diselenggarakannya rangkaian roundtable discussion, selain untuk menjalin kerja sama, kegiatan ini juga berorientasi pada pembahasan tentang berbagai isu Asia-Afrika dalam konteks studi kawasan.
Irfan Wahyudi. S.Sos., M.Comm., Ph.D, selaku Wakil Dekan III FISIP menjadi salah satu perwakilan dari 51 yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Irfan menceritakan pengalaman berharganya mengenai partisipasi FISIP yang direpresentasikan melalui dirinya dalam kegiatan diskusi dan kerja sama berskala internasional tersebut. Peran saya sendiri adalah anggota dari roundtable discussion ini adalah memberikan masukan dan ide-ide tentang kegiatan yang akan dikerjasamakan dalam bulan-bulan mendatang pada tahun 2023 dan 2024. Akan diadakan International Conference On Asia Studies yang akan diselenggarakan di Surabaya pada tahun 2024, ujarnya.
Irfan menyebutkan bahwa kerja sama yang terjalin dengan universitas mitra, salah satunya Kasetsart University menjadi sangat penting dalam mendukung UNAIR untuk berperan aktif secara global Saya melihat bahwa pertemuan ini menjadi krusial karena memperoleh dukungan dari International Institute for Asian Studies dari Belanda yang berafiliasi dengan Leiden University. Jadi, jejaring internasional terutama dalam bidang kolaborasi, riset, dan pengabdian masyarakat terbentuk sehingga bisa meneguhkan peran UNAIR dalam konteks global terutama menjadi bagian dari World Class University, pungkasnya.
Artikel ini mencerminkan poin 4 dan 17 Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB. (SA).




