51

51 Official Website

[FISIP STATEMENT] Perpektif Guru Besar Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP UNAIR Mengenai Pengaruh gadget terhadap Minat Baca Anak-Anak

Surabaya – WEB ADM | Pada era globalisasi ini, banyak perubahan-perubahan yang dialami oleh masyarakat. Perubahan ini meliputi perubahan gaya hidup, teknologi, informasi dan lain sebagainya. Banyak aktivitas yang pada saat ini berhubungan dengan teknologi, termasuk teknologi yang bernama gadget atau yang lebih dikenal dengan smartphone. Teknologi ini juga dapat dinikmati dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Masuknya modernitas yang dipengaruhi oleh perkembangan gadget membawa perubahan pada pola perilaku masyarkat tidak terkecuali dengan anak-anak. Perubahan pola perilaku ini seperti perubahan minat baca anak-anak yang disebabkan oleh adanya gadget.

Guru besar Ilmu Informasi dan Perpustakaan UNAIR, Prof. Dr. Rahma Sugihartati, Dra., M. Si. turut memberikan pandangannya mengenai dampak gadget terhadap minat baca anak-anak. Dijelaskan, bahwa banyak penelitian yang menunjukan banyak pengaruh negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan gadget yang terlalu berlebihan seperti bermain game, mendengarkan musik, dan mengakses sosial media seperti youtube, Instagram, dan lain sebagainya.

J첹 gadget di sini menunjuk pada perangkat smartphone, maka memang ada pengaruh gadget terhadap minat baca anak. Banyak penelitian membuktikan bahwa terjadi hubungan yang negatif antara penggunaan gadget dan minat baca, artinya penggunaan gadget yang berlebihan akan berdampak terhadap menurunnya minat baca. Hal ini disebabkan karena gadget atau smartphone, cenderung banyak dimanfaatkan untuk bermain game, mendengarkan musik, mengakses youtube, instagram dan aktivitas hiburan lainnya dan cenderung tidak dimafaatkan untuk mengakses berita, atau informasi bahkan untuk membaca e-book, ujar Rahma.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa adanya penurunan minat baca yang terjadi pada anak-anak karena tidak diimbangi dengan penggunaan gadget untuk media membaca.

Penurunan minat baca yang disebabkan karena dominasi penggunaan gadget dalam kehidupan anak-anak. Jika anak-anak sejak dini tidak dibangun minat bacanya melalui aktivitas membaca. Anak-anak yang sejak dini langsung diperkenalkan pada gadget /smartphone maka terjadi kecenderungan anak-anak tidak akan memanfaatkan gadget sebagai media untuk membaca (e-book), Tuturnya.

Dampak negatif dari penggunaan gadget secara berlebihan adalah anak-anak semakin tidak suka membaca dan semakin mereka besar/dewasa maka tidak akan suka menelusur informasi yang berguna bagi kehidupannya melalui bacaan. Mereka juga lebih menyukai informasi yang bisa didapatkan secara instan dari dunia maya/internet melalui gadget-nya tanpa memeriksa apakah informasi tersebut benar atau sampah. Mereka juga cenderung melakukan copy-paste informasi yang ada di internet tanpa membaca dan mempelajarinya untuk mendapatkan pemahaman yang utuh, Tegasnya.

Rachma juga menjelaskan, untuk membangkitkan semangat minat baca bagi anak-anak dengan tidak memperkenalkan gadget kepada anak-anak sebelum mereka dibangun minat baca yang kuat melalui bacaan cetak. Serta penggunaan gadget untuk kepentingan pleasure (bermain game) perlu dibatasi untuk anak-anak dan diimbangi dengan aktivitas membaca dengan menggunakan gadget.

Artikel ini merefleksikan nilai dari Sustainable Development Goals (SDGs) point ke-4 Quality Education. DAA.

AKSES CEPAT