51

51 Official Website

FISIP UNAIR Berpartisipasi Rancang Program Kolaborasi dalam Sesi Akhir International Conference: Envisioning Southeast Asia and Indian Ocean Studies

SURABAYA HUMAS| Pada Kamis (16/02/2023) FISIP UNAIR kembali berpartisipasi dalam acara International Conference Envisioning Southeast Asia and Indian Ocean Studies. Pertemuan kedua kali ini merupakan sesi lanjutan dari hari sebelumnya sekaligus menjadi sesi penutup acara.  

Selaku Direktur International Institute for Asian Studies, Philippe Peycam menjadi moderator diskusi akhir. Peycam memandu partisipan untuk mencari kesimpulan serta program apa saja yang akan dicanangkan dalam kolaborasi yang inklusif antara lembaga akademik di Afrika dan Asia Tenggara. Kolaborasi ini akan melihat kapasitas selanjutnya dari mitra institusi, fakultas dan mahasiswa untuk mengembangkan kolaborasi akademik antar institusi. Tujuan lainnya adalah untuk menempa penelitian baru, pendekatan pedagogis, dan kegiatan pendidikan berbasis penelitian, sambil memperkuat pembangunan kelembagaan mitra. 

Riset dan beasiswa menjadi point inti dari program kolaborasi ini. Kita perlu segera menjalankan mobilitas mahasiswa, ungkap Irfan Wahyudi S.Sos., M.Comms., Ph.D. Selaku salah satu perwakilan FISIP yang mengungkapkan pendapat pendukung untuk program beasiswa. hasil diskusi akhir para partisipan bersepakat program beasiswa dapat dilakukan setidaknya 3 bulan hingga 12 bulan. Program tambahan lain adalah double degree antar afrika-asia tenggara, sekolah musim panas/musim dingin, pertukaran fakultas hingga pembuatan kurikulum bersama. Program akhir yang menjadi pembahasan adalah diseminasi. Program diseminasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan gagasan dengan mendorong para akademisi melakukan publikasi jurnal dan konferensi internasional.  

Pada sesi penutup, acara dipandu oleh Irfan Wahyudi S.Sos., M.Comms., Ph.D. dan Lina Puryanti, S.S., M.Hum., Ph.D. Kesimpulan akhir dari konferensi ini ditegaskan kembali bahwa kolaborasi 4 fakultas yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR bertujuan untuk mengatasi pendalaman keterikatan antar-lokal/regional global, lembaga akademik di Afrika dan Asia Tenggara. Kolaborasi ini juga  menjadi implementasi dari tri dharma perguruan tinggi. Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih selaku Wakil Rektor UNAIR menyatakan dukungan penuh dan menyatakan sukses untuk hasil akhir konferensi. 

Acara berakhir dengan pemberian cendera mata berupa kain batik untuk para partisipan dan foto bersama.  

Artikel ini mencerminkan poin 4 dan 17 Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB. (SAR)

AKSES CEPAT