51动漫

51动漫 Official Website

Kolaborasi antara FISIP UNAIR dengan Singapore Polytechnic Hasilkan Sebuah Film Pendek

SURABAYA揂DM WEB | berhasil menjalin kolaborasi dan memproduksi film pendek dengan . Kerja sama yang diinisiasi oleh Departemen Ilmu Komunikasi tersebut dilaksanakan pada Senin (5/6/2023) sampai Jumat (9/6/2023). Kedua institusi ini sukses menjalankan shooting di Desa Peneleh dan Desa Maspati, Surabaya serta Desa Lali Gadget dan Desa Cabut Duri, Sidoarjo. 

Kolaborasi Dua Institusi

淜egiatan ini diinisiasi oleh salah satu dosen Komunikasi, IGAK Satrya Wibawa, Ph.D. Pak IGAK kemudian memperkenalkan saya dengan tim dari Singapore Polytechnic. Singapore Polytechnic sendiri punya program di mana para mahasiswa diajak untuk berkeliling ke negara-negara ASEAN dan memproduksi film pendek. Sejauh ini mereka pernah berkunjung ke Thailand dan Malaysia, terang Titik Puji Rahayu, S.Sos., M.Comm., Ph.D., Kepala Departemen Ilmu Komunikasi. 

Titik merasa program yang dibuat oleh Polytechnic Singapore tersebut relevan dengan mata kuliah program studi Ilmu Komunikasi FISIP UNAIR, seperti sinematografi, produksi film, hingga jurnalisme. Menurut Titik, mata kuliah yang dipelajari oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi dapat mendukung kolaborasi antara FISIP UNAIR dengan Singapore Polytechnic untuk memproduksi film. 

淯ntuk persiapannya kira-kira sejak awal tahun 2023, sekitar Februari atau Maret. Selanjutnya kami dari FISIP UNAIR terus berkoordinasi dengan Singapore polytechnic melalui zoom dan grup WhatsApp sampai eksekusi pada Juni tahun ini, imbuh Titik melalui wawancara daring pada Senin (26/6/2023). 

Manfaat bagi Civitas Akademika

Dari kolaborasi dengan Singapore Polytechnic, mahasiswa Ilmu Komunikasi berhasil mengasah berbagai hard skill, seperti kemampuan sinematografi, jurnalisme, hingga produksi film dokumenter. Selain itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi juga belajar bagaimana bekerja sama, bernegosiasi, hingga menunjukkan empati dalam sebuah tim. 

淢ahasiswa dari kedua institusi tentu belajar dan menyesuaikan diri dalam sebuah tim. Mahasiswa yang berbeda kultur, etnis, hingga kewarganegaraan dituntut untuk menghasilkan sebuah film pendek dengan jadwal yang padat. Dari pagi sampai malam mereka bekerja sama di bawah tekanan sehingga dalam empat hari proses pengambilan gambar bisa selesai, tutur Titik.

Kerja sama internasional menjadi sebuah kebutuhan bagi UNAIR, khususnya FISIP UNAIR. Pengalaman multikultural dan internasionalisasi menjadi sebuah hal yang dibutuhkan oleh mahasiswa FISIP UNAIR agar siap bersaing di lingkungan global. Era global village menuntut FISIP UNAIR untuk terus terbuka dan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra internasional.

淜erja sama yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNAIR dengan School of Media, Arts, and Design Singapore Polytechnic diharapkan bersifat berkelanjutan. Ke depannya, kami berencana menggelar kuliah tamu atau mengutus perwakilan kami untuk berkunjung ke Singapore Polytechnic, pungkas Titik.

Artikel ini merefleksikan nilai SDGs ke-4 Quality Education dan ke-17 Partnerships for the Goals (AS).

AKSES CEPAT