51动漫

51动漫 Official Website

Latih Kemampuan Manajemen Organisasi, FISIP UNAIR Selenggarakan LKMM-TD

SURABAYA揂DM WEB | FISIP UNAIR sukses menyelenggarakan (LKMM-TD) pada Jumat (7/7/2023) dan Sabtu (8/7/2023) di ruang Adi Sukadana. LKMM-TD diselenggarakan dengan tujuan untuk membekali dan melatih kemampuan berorganisasi mahasiswa. Latihan tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi, seperti BEM dan HIMA.

Hari pertama LKMM-TD diisi dengan materi perencanaan jadwal kerja oleh Djoko Adi Prasetyo, Drs., M.Si., analisis kondisi lingkungan oleh Faisal Fahmi, S.Pd., M.Sc., Ph.D., serta komunikasi organisasi oleh Rani Sukma Ayu Suteja, S.I.Kom., M.Sc. 

Analisis Kondisi Lingkungan Organisasi

淧engurus organisasi kan biasanya diberi waktu satu tahun dalam satu periode untuk membuat program kerja. Oleh karena itu, pengurus hendaknya memperhatikan kondisi organisasi sehingga program kerja yang dibuat dapat terealisasi dalam jangka waktu satu tahun, terang Fahmi saat memberikan materi. 

Fami memberikan saran kepada para peserta untuk menganalisis akar permasalahan sebelum membuat program kerja. Salah satunya dengan menggunakan analisis sebab metode tersebut sangat efektif untuk mengetahui peluang dan kendala dari sebuah rencana.

淜ebanyakan mahasiswa sekarang bisa menjawab bagaimana rencana tersebut dieksekusi, tetapi mereka tidak bisa menjawab mengapa rencana tersebut dibuat. Penggunaan why inilah yang perlu ditekankan sebelum membuat program kerja. Salah satu cara untuk menjawab why ini bisa lewat brainstorming. Nah, kalian bisa gali ide sebanyak-banyaknya dari situ, papar Fahmi. 

Komunikasi Organisasi

淗al paling sulit dalam berorganisasi adalah komunikasi. Seringkali konflik yang timbul di organisasi disebabkan karena kesalahan penyampaian informasi. Oleh karena itu, peran koordinator sangat diperlukan untuk menyampaikan informasi dari anggota ke pimpinan dan dari pimpinan ke anggota, ujar Rani.

Dalam materinya, Rani menekankan pentingnya peran pemimpin atau leader dalam menjaga flow komunikasi dan membimbing anggotanya. Selain itu, kemampuan komunikasi interpersonal juga perlu dimiliki oleh pemimpin untuk mengetahui kebutuhan anggotanya di organisasi. 

淜omunikasi interpersonal ini menjadi modal utama agar seseorang dihargai oleh orang lain, tidak hanya dalam lingkungan organisasi saja, misal antara dosen dengan mahasiswa. Komunikasi yang baik dalam organisasi menjadi kunci agar program kerja yang dilaksanakan nantinya dapat memberikan impact kepada masyarakat, pungkas Rani. 

Artikel ini merefleksikan nilai SDGs ke-4 Quality Education (AS).

AKSES CEPAT