Surabaya “ Humas |Pada Selasa (14/02/2023), FISIP UNAIR mendapat kunjungan dari MAN 2 Ponorogo dalam kegiatan Study Campus in Religious and Culture to UNAIR. Kegiatan kunjungan ini diselenggarakan di Aula Soetandyo FISIP UNAIR dengan dihadiri oleh 92 siswa-siswi dan beberapa guru dari MAN 2 Ponorogo. Dalam kegiatan tersebut, FISIP UNAIR diwakili oleh Wakil Dekan III dan dua dosen yang akan memberikan pemaparan tentang FISIP UNAIR. Kunjungan yang dilakukan oleh MAN 2 Ponorogo bertujuan untuk memperkenalkan FISIP UNAIR kepada siswa-siswi sehingga mereka dapat memperoleh pengetahuan mengenai berbagai program studi hingga program pembelajaran yang tersedia.
Penyelenggaraan kunjungan tersebut diawali dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Airlangga. Selanjutnya,Irfan Wahyudi. S.Sos., M.Comm., Ph.D, selaku Wakil Dekan III memberikan sambutan kepada seluruh pihak dari MAN 2 Ponorogo yang telah hadir di FISIP UNAIR. Rangkaian acara selanjutnya merupakan sesi pemaparan materi yang dilakukan olehProbo Darono Yakti, S.Hub.Int., M.Hub.Int, (dosen Hubungan Internasional)dan Faisal Fahmi, S.Pd., M.Sc., Ph.D. (dosen Ilmu Informasi dan Perpustakaan). Probo dan Fahmi memberikan penjelasan tentang profil FISIP UNAIR, berbagai fasilitas yang tersedia, hingga gambaran masing-masing program studi. Sesi pemaparan tersebut diakhiri dengan sesi tanya-jawab yang dilakukan oleh para peserta.
Nastain, S.Pd, M.Pd.I,selaku Kepala Sekolah MAN 2 Ponorogo menyebutkan alasan dipilihnya FISIP UNAIR sebagai fakultas yang dikunjungi karena ingin siswa-siswinya dapat memperoleh gambaran tentang program studi di rumpun Ilmu Sosial. œKita ingin memperkenalkan siswa-siswi kami dengan salah satu kampus ternama di Indonesia dan yang kami bawa anak IPS dan agama yang secara teori bisa masuk ke fakultas ini, ujarnya. Kemudian di akhir wawancara, Nastain berharap antara MAN 2 Ponorogo dan FISIP UNAIR dapat terus menjalin kerja sama sehingga terbentuk suatu kemitraan. œKalau memungkinkan kita akan mencoba menjadi kemitraan kerja sama, kami ingin sekali dari daerah kabupaten kecil itu mendapat bimbingan langsung dari kampus besar dan harapan lainnya sudah semakin banyak siswa-siswi kami yang diterima di FISIP, pungkasnya.
Artikel ini mencerminkan poin keempat Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB. (SA).




