SURABAYA HUMAS | FISIP Unair x Mercury FM The Series kembali selenggarakan talkshow bertajuk Mengenal Soetandyo Award: 45 Tahun FISIP Mengabdi untuk Negeri. Kalaborasi ini diselenggarakan pada Selasa, 13 Desember 2022. Narasumber dalam talkshow ini adalah Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. selaku juri Soetandyo Award 2022.
Soetandyo Award adalah acara penganugrahan tahunan FISIP Unair yang telah diselenggaran sejak 2015. Penentuan pemenang dalam Soetandyo Award ini dipilih melalui proses penjurian. Yang mana para juri terdiri dari berbagai dosen di setiap Departemen FISIP Uniar. Penganugrahan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap dedikasi Prof. Soetandyo dalam mengembangkan ilmu-ilmu sosial. Yang mana Prof. Soetandyo Wignjosoebroto,MPA merupakan pendiri FISIP Unair pada tahun 1977. Suko menjelaskan bahwa Soetandyo Award ini lahir dalam pikiran-pikiran Prof. Soetandyo, yang mana selama hidupnya beliau selalu memberikan pengaruh bagi masyarakat dengan sikapnya yang sederhana dan merakyat.
Sehingga, kriteria pemenang penghargaan ini harus memiliki karakter atau kepekaan dalam menjunjung tinggi nilai kemanusian dan egaliter terhadap masyarakat. Selain itu, perlu kekonsistenan dalam menjujung kesetaraan dan keadilan dalam kehidupan keseharinya. Hal ini sesuai dengan pernyataan Suko bahwa, mencari orang yang memiliki cara berpikir yang merakyat, membela keadilan, dan cara hidupnya yang dilakukan secara continue
Dari beberapa nominasi, penghargaan Soetandyo Award 2022 diberikan kepada Wahyu Dyatmika atau yang sering disapa Mas Komang. Beliau merupakan seorang jurnalis majalah Tempo. Dalam talkshow ini Suko selaku juri Soetandyo Award menyampaikan harapannya bahwa, di tengah kegeraman sosial, kepedulian sosial, dan keadilan, maka Soetandyo Award yang sangat bernilai ini harus menjadi semangat dari FISIP, karena kampus itu didirikan untuk masyarakat, kampus didirikan bukan untuk mercusuar yang dilihat tapi juga untuk merangkul (DAA).




