51动漫

51动漫 Official Website

5 Mahasiswa Akuakultur FIKKIA Ikuti Magang Start-up Digital Kembangkan Bidang Perikanan

KABAR FIKKIA – Kelompok mahasiswa Akuakultur diterima dalam program “. Program ini merupakan salah satu program pada MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat) yang bekerja sama dengan Kementerian Kominfo. Tujuan dari program ini adalah untuk mendukung pengembangan startup digital inovatif yang menyelesaikan berbagai sektor permasalahan Indonesia melalui pelatihan, bimbingan, dan akses sumber daya.

Kelompok tersebut terdiri dari 5 mahasiswa Akuakultur angkatan 2021 yaitu Muhammad Khoirul Anwar, Oka Bayu Pratama, Tubagus Akhmad Al-Ghifari, Putri Asfarina Ifada dan Alta Safina Azzahra. Program tersebut berlangsung selama 5 bulan (Februari – Juni 2024) yang terdiri dari serangkaian kegiatan online dan offline. Dalam program ini, peserta diajarkan tentang bagaimana menyelesaikan permasalahan yang ada pada dunia akuakultur dengan solusi yang tepat dan akurat menggunakan teknologi digital.

Digitalisasi penting dalam industri perikanan

Dalam konteks akuakultur, mahasiswa belajar bagaimana teknologi digital dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam budidaya ikan, pengelolaan sumber daya perairan, dan pemantauan kondisi lingkungan. Mereka dapat menggunakan pengetahuan mereka tentang akuakultur untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada dalam industri perikanan saat ini dan menciptakan solusi-solusi inovatif yang memajukan sektor akuakultur.

Hingga saat ini, 5 mahasiswa tersebut telah mempelajari berbagai materi terkait mendirikan startup. Tiga prinsip Startup diantaranya Design Thinking, dan Lean Canvas. Mereka juga telah mendalami topik-topik seperti Building Team, Legal & Financial, serta Soft Skills. Selain itu, mereka juga dituntut menguasai konsep-konsep penting seperti Problem-Solution Fit, Product-Market Fit, dan Scale-up untuk mengembangkan startup mereka ke tahap selanjutnya.

Foto bersama mentor dan mahasiswa MSIB dari universitas di Jawa Timur. Sumber: Penulis

Setelah menguasai berbagai materi di atas, 5 mahasiswa tersebut kini fokus memasuki tahap implementasi berupa validasi pasar, validasi produk, dan pembuatan prototipe. Hasil prototipe inilah yang diharapkan menjadi solusi dari permasalahan yang ada pada sektor akuakultur. Langkah ini merupakan upaya konkret dalam menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam budidaya ikan.

Dengan diadaptasinya sistem digital pada dunia akuakultur, diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih cepat dan efektif dalam menangani berbagai tantangan dan permasalahan yang ada. Sehingga risiko yang dihadapi akan jauh lebih kecil, hasil akan lebih optimal dan para petani ikan pun akan lebih sejahtera.

Bagian dari program MBKM

Para mahasiswa sangat antusias dengan program 1000 Startup Digital karena banyak benefit yang mereka dapatkan, termasuk konversi 20 SKS, konversi PKL, sertifikasi ber SKP 25-75 poin, fokus pada inovasi digital, bimbingan yang kuat, jaringan networking, dan pengalaman praktis yang berharga. Berbagai benefit tersebutlah yang menjadi pertimbangan mahasiswa lebih memilih program 1000 Startup Digital dari pada program MSIB yang lainnya. Tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi para mahasiswa ini juga menjadi contoh bagi rekan-rekan mereka untuk berani mencoba hal-hal baru dan mengambil langkah-langkah maju dalam menghadapi tantangan dan permasalahan yang ada melalui teknologi digital yang sangat cepat perkembangannya.

Penulis: Muhammad Khoirul Anwar

Editor: Avicena C. Nisa

AKSES CEPAT