AIRFOR 135 Memperkuat Mitigasi Negeri BahariBersama Akademi Angkatan Laut di Summer School 2023
Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu 05 Juni 2023 – Summer School 2023menampilkankegiatanistimewadalamkolaborasidenganAkademiAngkatanLautuntukmemperkuatmitigasinegeribahari.KunjunganawaldilakukandiGedung Andromeda, di manaterdapatBridge Simulator.Bersama SalahsatutarunaakademiAngkatan Laut,AlderiNaufalmengatakanbahwaAndromedaAkademi AngkatanLautmerupakansalahsatufasilitasdaridepartemen pelaut. Gedungtersebutterdiridarisimulasianjungan, yang manadalampelatihansehari-haritarunakorpspelaututamanyamelaksanakanpelatihandiBridge Simulator. Didalamnyaterdapatsimulasidarianjunganyangsesungguhnya menggunakanscreen virtual.
Simulator tersebut memberikan lingkungan latihanrealistis bagi taruna Angkatan Laut untuk berlatih komunikasi, navigasi, dan pengoperasian kapal. Program pelatihanberlangsung selama enam semester, menggabungkan teori, sesi simulasi di Bridge Simulator, dan latihan praktis di kapal-kapal sungguhan. Tujuannya adalah untuk mempersiapkanlulusan agar siap digunakan di armada, terutama kapal-kapalperang. Salah satu peserta dari Afghanistan menyatakankegembiraannya tentang pengalaman ini, merasakan seolah-olah ia mengemudikan kapal sungguhan untuk pertamakalinya.
Tidak hanya taruna laki-laki, berkesempatan pula mewawancarai taruna wanita. Kiki, sapaan akrabnyamerupakan pemudi asal Sidoarjo yang memiliki motivasiuntuk mempertahankan wilayah perairan Indonesia. Dirinyamenjelaskan bahwa di Akademi Angkatan Laut terdapat lima korps: pelaut, teknik, elektro, supply, dan marinir. Tarunawanita tergabung dalam korps pelaut, elektro, dan supply. Kiki, yang merupakan anggota korps pelaut, nantinya akanbertugas di kapal patroli perbatasan guna menjaga perairandan sumber daya alam negara.
Selain mengunjungi Bridge Simulator, AkademiAngkatan Laut memberikan pengalaman makan siang yang unik, dengan tata letak yang teratur dan etika makan yang luarbiasa. Beberapa taruna berbagi kesenangan mereka dalamberinteraksi dan kesan saat adanya obrolan bersamamahasiswa dan instruktur dari berbagai negara.
Tidak hanya berhenti di situ, sebagai bagian dari summer school dengan tema besar Regionalism and Crisis Mitigation: A Multidisciplinary Approach, seluruh pesertaberkesempatan mendapatkan materi dari Kolonel Laut (P) Dr. Hendriman Putra, S.H., S.Tr.Han., M.Tr.Hanla., M.M., M.Sc. Pembicaraannya berfokus pada salah satu potensi terjadinyakrisis di kawasan khususnya perompak senjata. Menilaikeberadaan perompak senjata di suatu kawasan merupakanhal yang sulit sehingga penting untuk bekerjasama antarkawasan untuk menghindari ancaman perang dan non perang. Dirinya menyampaikan bahwa kawasan ASEAN ini tidak bisalepas dari konflik, meskipun selama ini telah menikmatisuasana damai. Baginya perlu ada sikap waspada bahwasuasana damai tersebut bisa meningkat eskalasinya apabilaada faktor yang memicunya. Contohnya mutual understanding dan mutual trust yang menurun, jugapermasalahan perbatasan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




