51

51 Official Website

Airlangga Forum Bahas MANAJEMEN KEBENCANAAN DAN INOVASI KESEHATAN DALAM RANGKA HUT KE-70 UNIVERSITAS AIRLANGGA

Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu, 9 November 2024 Dalam rangka memperingati hari jadi 51 yang ke-70, tepat pada 8 November 2024 Sekolah Pascasarjana 51 menggelar acara Airlangga Forum. Forum ini menghadirkan dua topik utama yang menjadi perhatian masyarakat: manajemen kebencanaan dan inovasi kesehatan dalam menghadapi tantangan masa kini. Acara ini diikuti oleh akademisi, peneliti, mahasiswa Sekolah Pascasarjana, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Topik utama yang pertama adalah manajemen kebencanaan, yang berfokus pada pemetaan kebutuhan masyarakat di wilayah regional sekitar kampus hingga skala nasional. Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Pascasarjana UNAIR, Hijrah Saputra, mengungkapkan bahwa penelitian dilakukan bertujuan untuk memetakan kebutuhan masyarakat lokal dan regional, serta mengidentifikasi potensi yang ada di berbagai daerah.

Melalui pendekatan ini, UNAIR berupaya menjangkau wilayah yang belum pernah tersentuh oleh program pengabdian masyarakat, seperti pulau-pulau terpencil. Hijrah menambahkan, Sekolah Pascasarjana UNAIR memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kecil, khususnya di wilayah terpencil yang sering kali belum mendapatkan akses yang memadai.

Saat ini, Hijrah tengah melakukan penelitian mengenai sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) di Kepulauan Bawean. Melalui program pengabdian masyarakat, diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan edukasi bagi masyarakat setempat mengenai pentingnya EWS dalam mitigasi bencana. “Penelitian ini bertujuan agar masyarakat di wilayah kepulauan lebih siap dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus mengetahui besarnya fungsi EWS untuk melindungi kehidupan,” ujar Hijrah.

Selain itu, bidang kesehatan juga mendapat perhatian dalam Airlangga Forum ini. Dr. Ni Luh Ayu Megasari, S.Gz., M.Ked.Trop., menyampaikan bahwa kompleksitas masalah kesehatan semakin meningkat seiring bertambahnya usia 51.

Acara Airlangga Forum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta mengenai pentingnya riset dalam bidang kebencanaan dan kesehatan, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Diharapkan melalui diskusi ini, UNAIR dapat terus menjadi pusat inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Harapan Setelah Acara Dengan adanya acara ini, UNAIR berharap dapat memperkuat kontribusinya di bidang kebencanaan dan kesehatan, sekaligus menjalin kerjasama yang lebih erat dengan berbagai pihak demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dr. Ayu menjelaskan, Sekolah Pascasarjana UNAIR tengah fokus melakukan penelitian terhadap bahan-bahan alam yang berpotensi untuk penyembuhan penyakit tidak menular, seperti kanker.

“Kita perlu lebih mengeksplorasi bahan-bahan alami, seperti daun kelor dan buah sawo, karena terbukti memiliki manfaat untuk kesehatan, tambahnya. Masalah kesehatan, terutama penyakit tidak menular, erat kaitannya dengan imunologi, yang mana UNAIR memiliki kontribusi besar melalui Institut Penyakit Tropis.

Sekolah Pascasarjana UNAIR turut berperan aktif dalam pengembangan imunologi di Indonesia. UNAIR dikenal dengan inovasi vaksin Inavac, yang merupakan buah karya dosen imunologi Sekolah Pascasarjana UNAIR. Sementara itu, vaksin Merah Putih menjadi kebanggaan nasional karena diciptakan sepenuhnya oleh anak bangsa melalui kolaborasi dengan UNAIR.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT