IKA UNAIR dan Peserta Summer School Tanam Pohon Bakau
Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu, 05 Juni 2024 “ 5 Juni 2024 bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia, IKA UNAIR bersama peserta Summer School Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ menyelenggarakan penanaman pohon bakau di kawasan wonorejo Surabaya, dengan menaiki perahu bermotor para peserta dan instruktur menyusuri aliran sungai Kota Surabaya menuju ke laut.
Panas yang menyengat tak menyurutkan tekad dan semangat para peserta untuk melakukan penanaman mangrove di ujung pesisir Kota Surabaya, dengan didampingi oleh Irjen Pol. Dr. Dra. Juansih, SH., M.Hum dalam satu perahu tersendiri, para instruktur menikmati perjalanan yang sebagian besar merupakan pengalaman baru.
Sesampainya dilokasi penanaman, Joko Suwondo penggiat dan pengelola kawasan Mangrove Wonorejo menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon bakau ini adalah wujud dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia dan juga bentuk kontribusi Sekolah Pascsarjana UNAIR.
Ditambahkan dari penanaman pohon Bakau ini, SPS UNAIR melalui peserta Summer School bukti kepedulian 51¶¯Âþ dalam menyelamatkan ekosistem pesisir dan secara luas menyelamatkan bumi.

Irjen Pol Dr. Dra. Juansih, SH., M.Hum, Perwakilan IKA 51¶¯Âþ yang juga Dosen Sekolah Pascasarjana UNAIR yang mengawal rombongan Summer School di Ekowisata Mangrove Wonorejo menyampaikan melalui Summer School tema Multidisciplinary Approach To Global Crisis Mitigation yang digelar 03-08 Juni 2024 ini juga berkomitmen sebagai ajang berdiskusi, bertukar pikiran dan memperkaya wawasan keilmuan, menjawab tantangan masa depan melalui mitigasi krisis global yang akan terjadi.
Dirinya sangat berharap melalui kontribusi ini menjadi bermanfaat bagi lingkungan dan membuat alam semakin bersih dan semakin baik termasuk menjadi tabungan dalam melakukan mitigasi terhadap ancaman krisis global kedepan.
Usai agenda penanaman pohon bakau, peserta dari 17 negara ini diajak beristirahat siang diiringi musik untuk melapas lelah dan panas terik yang menyengat dengan hidangan nasi bungkus dan seafood produksi masyarakat sekitar yang juga bermata pencaharian sebagai nelayan.
Lantunan musik dan Irama dangdut yang mengalun di saung-saung yang menjorok di ujung pantai Surabaya ini membuat semua peserta dan intruktur larut bergoyang dan berjoget bersama bahkan bernyanyi dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




