Alumni Magister Manajemen Bencana UNAIR Pascasarjana: Menjadi Relawan, Melahirkan Gerakan Kemanusiaan
Berita UNAIR Pascasarjana – 15 Januari 2023, sebuah komunitas yang menamai dirinya dengan LORONG EDUCATION menggelar acara Pelatihan PPGD (Penanggulangan Penderita Gawat Darurat) dengan tema Penanagan dan evakuasi dalam kondisi darurat, dengan pemateri utamanya adalah dr.Yohanes Ary Prayoga atau akrab disapa dokter Yoga.
Dalam kiprahnya dokter Yoga merupakan dokter yang aktif dalam penanganan kebencanaan dan dirinya juga tercatat masuk dalam DEMIT Jatim (Disaster Medical Team) wilayah provinsi Jawa Timur, termasuk Arti Novelia, seorang relawan dan penggiat dari Lorong Education dan keduanya merupakan mahasiswa Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana 51动漫.
Ketika diwawancarai oleh redaksi, Arti menjelaskan bahwa, semangat hadirnya komunitas Lorong Education yang terbentuk pada 20 Juni 2020 sejalan dengan semangat Sekolah Pascasarjana UNAIR dalam memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat luas, khususnya bagaimana cara kita bersikap dan menghadapi bencana itu tiba.
Dirinya sebagai alumni dan juga Wisudawan Terbaik Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana UNAIR merasakan dan menyadari bahwa kesadaran masyarakat akan mitigasi masih sangat rendah, sehingga seringkali ketika bencana datang, baik itu alam maupun seperti pandemi, korban pun tak sedikit yang berjatuhan, mulai dari ketidaktahuan bagaimana menghadapinya hingga ketidaksiapan, padahal Indonesia dikenal oleh dunia sebagai laboratorium bencana.
Berangkat dari sebuah warung kopi yang bernama Lorong Cafe dengan loyalisnya akrab disapa jamaah LC di daerah Dukuh Kupang, tepatnya depan Islamic Center Surabaya, milik Cak Alfin yang juga aktif turun sebagai relawan, dimana menjadi tempat para relawan melepas lelah usai penanganan Pandemi Covid 19 di Grahadi dan ITS, berdiskusi sambil ngopi dengan berbagi pengalaman dengan beragam orang yang ada tanpa batas, seperti menginspirasi sebuah jalan dalam mengedukasi masyarakat dengan gaya khas warung kopian, bebas tanpa batas tapi tetap penuh isi.
Akhirnya hal inilah yang mengantarkan hadirnya Lorong eduCation, yang dimaknai sebagai tempat untuk saling membelajarkan tentang apa saja terkait dengan kebencanaan dan kerja-kerja kemanusiaan.
Tanpa terasa, dari berbagi pengalaman dan ngopi bareng tersebut melahirkan beberapa kegiatan sosial kemanusiaan. Seperti edukasi kebencanaan, edukasi konservasi dan penanaman mangrove, gerakan nasi bungkus untuk dhuafa, bakti sosial bersih-bersih sampah di Pantai Kenjeran sisi utara dekat Benteng Kedung Cowek, serta beberapa diskusi santai dalam rangka menambah wawasan dan peningkatan kapasitas relawan anggota lorong community.
Komunitas Lorong Education memang tidak membentuk struktur organisasi, karena mereka menjaga bahwa ini bukanlah organisasi akan tetapi tetap tempat ngobrol santai (jagongan) “ngerumpi” “rasan-rasan” tentang aksi kebencaan dan aktivitas kemanusiaan, termasuk salah satunya kegiatan yang diadakan kali ini.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




