51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Australia Tawarkan Program Student Exchange ke PWNU Jatim, Siapkan Pelajar Berjejaring Global

Surabaya, 24 September 2025 “ Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menerima kunjungan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, dalam rangka membahas program pertukaran pelajar (student exchange) antara sekolah-sekolah NU di Jawa Timur dengan sekolah-sekolah di Australia Barat. Pertemuan ini berlangsung di Kantor PWNU Jatim dan disambut langsung oleh Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum., serta Sekretaris PWNU Jatim, Dr. Ir. Muhammad Faqih.

Potensi Besar NU dalam Pendidikan

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Faqih menegaskan bahwa NU memiliki basis demografi dan infrastruktur pendidikan yang sangat kuat di Jawa Timur. Saat ini, NU mengelola lebih dari 12 ribu unit sekolah mulai dari PAUD hingga SMA, serta lebih dari 100 fasilitas kesehatan. Namun, menurutnya, aset terbesar NU tetaplah pondok pesantren yang tersebar di seluruh provinsi.

Inisiasi dari Pertemuan Tingkat Tinggi

Glen Askew menjelaskan, ide kolaborasi ini berawal dari pertemuan antara Premier of Western Australia dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak lima bulan lalu. Dari diskusi itu, lahirlah gagasan pertukaran pelajar yang kemudian difokuskan bekerja sama dengan NU sebagai mitra strategis.

œSkema awal ini akan menjadi program uji coba dalam jangka pendek, sekitar satu hingga dua bulan, ujar Askew.

Jatim Berpengalaman dalam Program Sister Province

Menanggapi tawaran tersebut, Prof. Dr. Suparto Wijoyo menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, program pertukaran pelajar ini mengingatkan kembali pada program œsister province yang pernah dijalankan di era Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum.

Sebagai akademisi dan tim ahli DPRD Jatim selama dua dekade, Prof. Suparto menilai program sister province membawa banyak manfaat. Untuk mendukung student exchange ini, NU Jatim juga sudah memiliki sistem seleksi melalui NU Award (Anugerah Pendidikan NU) yang akan menentukan SMA terbaik untuk program internasional.

NU sebagai Manifestasi Islam Moderat

Menegaskan pandangan tersebut, Gus Faqih menambahkan bahwa NU senantiasa mendukung program pemerintah sekaligus menjadi manifestasi Islam moderat di Indonesia. Program pertukaran pelajar dengan Australia Barat ini akan menekankan pada exchange of knowledge, culture, personal growth, intercultural understanding, dan global networking yang sejalan dengan visi NU meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang non-keagamaan.

Kelanjutan Kerja Sama NU “ Australia

Sebelumnya, pada 5 Agustus 2025, PBNU dan Pemerintah Australia telah memperbarui kerja sama untuk periode 2024“2028. Penandatanganan dilakukan oleh Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan Rakyat, bersama Dr. Anne Aly MP, Menteri Pembangunan Internasional, Usaha Kecil, dan Multikultural Australia, di Surabaya.

Kolaborasi ini semakin menegaskan komitmen NU dalam membekali generasi muda dengan jejaring internasional, sembari tetap mengakar pada nilai budaya dan identitas bangsa.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT