51动漫

51动漫 Official Website

BRIDA Jatim dan KADIN Dorong Hilirisasi Inovasi Lewat FGD di UNAIR

Sekolah Pascasarjana 51动漫 (UNAIR) melalui perannya sebagai School of Collaborative Leadership kembali memperkuat ekosistem inovasi daerah. Pada Kamis (4/12/2025), UNAIR menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur, Dr. Andriyanto, dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto.

Pertemuan ini disambut oleh Direktur SPS UNAIR, Prof. Dr. dr. Achmad Chusnu Romdhoni, yang menegaskan komitmen UNAIR sebagai 淜ampus Berdampak dalam memperkuat hilirisasi inovasi berbasis kolaborasi.

Industri Membutuhkan 楤ahasa Bisnis untuk Menyerap Inovasi

Dalam diskusi, Ketua KADIN Jatim menyoroti adanya kesenjangan antara inovasi kampus dan kebutuhan industri. Menurutnya, banyak inovasi akademik sebenarnya relevan, tetapi tidak tersampaikan dengan bahasa yang sesuai untuk pasar.

Ia menegaskan bahwa dunia industri membutuhkan business language agar inovasi dapat dipahami dan diadopsi.

淧latform digital industri belum tahu bahwa inovasi itu dibutuhkan oleh dirinya. Ini butuh bahasa bisnis agar menarik bagi pelaku industri, jelasnya.

Adik juga mencontohkan kebutuhan industri terhadap teknologi fresh drying yang hingga kini belum tersedia secara lokal, membuka peluang kolaborasi riset yang dapat berdampak langsung pada ketahanan pangan dan efisiensi rantai pasok.

BRIDA Jatim Siapkan Marketplace Digital untuk 696 Inovasi

Menanggapi tantangan tersebut, Kepala BRIDA Jatim, Dr. Andriyanto, menegaskan bahwa FGD ini merupakan langkah harmonisasi menuju platform marketplace inovasi daerah yang lebih terstruktur dan mudah diakses dunia industri.

淢arketplace yang dibuat BRIDA Jatim ditargetkan menjadi peringkat nomor satu di Indonesia, ungkapnya.

Hingga kini, BRIDA mengelola 696 inovasi yang memerlukan kurasi, pemetaan, dan pendampingan. Untuk mempercepat hilirisasi, BRIDA mengadakan temu bisnis pada 8 dan 10 Desember, mempertemukan 30 inovasi terpilih dengan calon mitra industri.

SPS UNAIR Sebagai Rumah Besar Kolaborasi Inovasi

Dalam sesi tersebut, Prof. Suparto Wijoyo menyampaikan bahwa SPS UNAIR menjadi simpul kuat kolaborasi karena banyak pemangku kepentingan攖ermasuk Ketua KADIN, Kepala BRIDA, hingga Camat Benowo攎erupakan alumni SPS UNAIR.

Ia menambahkan bahwa BRIDA akan memperluas dukungan riset di Kota Surabaya pada 2026 secara lebih inklusif, memastikan bahwa peluang riset tidak hanya berpusat pada kampus besar, tetapi juga terbuka bagi semua inovator di Jawa Timur.

Dengan UNAIR dan ITS sebagai penjaga mutu (quality control), ekosistem hilirisasi inovasi diharapkan menjadi lebih terintegrasi dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

Penutup

FGD antara BRIDA Jatim, KADIN Jatim, dan SPS UNAIR memperlihatkan pentingnya bahasa bisnis, tata kelola inovasi digital, serta kolaborasi lintas lembaga untuk mendorong hilirisasi inovasi Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Jawa Timur sebagai pusat inovasi daerah yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan industri.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT