51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Gubernur Khofifah Tekankan Kolaborasi Akademisi dan Guru Besar dalam Akselerasi Net Zero Emission Jawa Timur

Surabaya, 2 Desember 2025 “ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi mengukuhkan 51 anggota Forum Industri Hijau Jawa Timur periode 2025“2027 dalam pembukaan Festival Industri Hijau Jawa Timur 2025 yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya. Pengukuhan ini menandai komitmen kuat pemerintah provinsi untuk bergerak melampaui konsep Green Industry menuju Blue Industry dalam mendukung target nasional Net Zero Emission (NZE) 2060.

Forum ini diisi oleh unsur pemerintah, akademisi, industri, dan lembaga keuangan, mencerminkan pendekatan multisektor untuk mendorong transformasi ekonomi yang ramah lingkungan.

Peran Akademisi dan Semangat œKampus Berdampak

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya kontribusi akademisi dan guru besar. Beliau bahkan memberikan perhatian khusus kepada salah satu anggota forum yang dikukuhkan, Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum.”Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ.

œKalau ada Prof Jojo, topik zero emission ini adalah topik yang selalu kita diskusikan bersama, ujarnya.

Prof. Suparto masuk dalam Bidang Kebijakan dan Bisnis, memperkuat kiprah 51¶¯Âþ sebagai Kampus Berdampak serta komitmen Sekolah Pascasarjana UNAIR sebagai School of Collaborative Leadership dalam memberikan rekomendasi kebijakan yang aplikatif.

Akselerasi Menuju Blue Industry

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa Forum Industri Hijau tidak hanya bertugas mendorong pencapaian NZE 2060 melalui industri hijau, tetapi juga mempercepat pemanfaatan konsep Blue Industry, yang menitikberatkan pada sistem produksi tanpa limbah (no waste).

Beberapa poin penting yang ia tekankan:

  • Green Industry berfokus pada prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

  • Blue Industry menargetkan proses produksi yang benar-benar tanpa residu.

  • Kecintaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap keberlanjutan lingkungan menjadi pendorong utama.

  • Arah kebijakan ini sejalan dengan negara-negara maju seperti Singapura yang menargetkan NZE 2050.

Gubernur Khofifah juga menekankan perlunya dukungan regulasi nasional serta percepatan perizinan industri untuk menyukseskan agenda ini.

Perbaikan Birokrasi dan Pengawasan oleh Ahli

Dalam arahannya, Gubernur meminta percepatan proses administrasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim. Beliau menegaskan bahwa forum ini harus menjadi ruang bagi para pakar, akademisi, dan guru besar untuk memberikan pengawasan dan rekomendasi konkret yang dapat mendorong percepatan pencapaian target NZE.

Menjaga Alam sebagai Amanah Bersama

Di akhir sambutan, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan moral terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan:

œJika kita menyiapkan sesuatu yang baik bagi alam dan bumi, maka yang di langit akan memberikan kebaikan kepada kita.

Festival Industri Hijau 2025 turut menampilkan peragaan busana berbasis green industry, serta partisipasi pelaku UMKM hingga industri besar yang telah menerapkan prinsip keberlanjutan.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT