Surabaya, 31 Agustus 2025 “ Guru Besar Hukum 51¶¯Âþ (UNAIR) sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur 3 Sekolah Pascasarjana UNAIR, menekankan pentingnya introspeksi diri sebagai solusi atas kericuhan yang terjadi di Jawa Timur. Pernyataan ini disampaikannya dalam wawancara eksklusif nasional di Elshinta News and Talk.
Penyebab Kericuhan dan Perlunya Introspeksi
Prof. Suparto Wijoyo menyampaikan keprihatinannya terkait perusakan fasilitas publik, termasuk pembakaran gedung dan penjarahan. Menurutnya, kericuhan ini merupakan puncak dari masalah yang menumpuk akibat kesalahan dalam tata kelola kehidupan publik.
“Momen ini harus menjadi pelajaran bersama. Di satu sisi ada kegaduhan, tetapi di sisi lain semangat perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI tetap menyala. Ini menunjukkan bahwa kecintaan rakyat terhadap negaranya tidak luntur meski ada masalah,” ujarnya.
Beliau menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dari institusi negara serta moralitas pejabat publik dalam menjalankan tata kelola pemerintahan. Masalah dan keluhan masyarakat perlu ditanggapi secara serius oleh pemegang otoritas.
Seruan untuk Kedamaian dan Perbaikan Diri
Menanggapi demonstrasi yang berujung pada kekerasan, Prof. Suparto mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kedamaian dan melakukan pengendalian diri. Ia menekankan agar aspirasi disampaikan melalui jalur hukum yang berlaku, dengan cara yang santun, beretika, dan tetap menjaga tatanan sosial.
Selain itu, beliau mengingatkan bahwa perilaku pejabat yang bergaya hidup hedonis di tengah kemiskinan rakyat dapat menjadi pemicu ketidakpuasan masyarakat. Gaya hidup seperti itu, menurut Prof. Suparto, harus menjadi bahan introspeksi bangsa agar kebijakan dan tindakan pejabat lebih selaras dengan realitas masyarakat.
Secara keseluruhan, pernyataan Prof. Suparto Wijoyo menjadi pengingat bahwa pembangunan yang telah dicapai tidak boleh dirusak oleh aksi anarkis. Dengan introspeksi diri dan pengendalian diri, bangsa diharapkan dapat kembali ke jalan perdamaian dan kebaikan bersama.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




